Penyerapan Anggaran 2011 Tak MaksimalDPRD Tuding Proses Lelang Sering Terlambat
2012-01-07 18:42:08
TENGGARONG,Kurang maksimalnya penyerapan anggaran di sejumlah dinas dilingkungan Pemerintah Kutai Kartanegara ditahun anggaran 2011 ditengarai, tak tepat waktunya proses lelang kegiatan dilakukan oleh instansi terkait. Hal itu cukup beralasan, mengingat pengesahan anggaran dilakukan juga tidak tepat waktu. Syahrani Anggota DPRD Kukar menyebut, kondisi molornya pembahasan anggaran menjadikan tidak maksimalnya penyerapan anggaran. Salah satu dinas di Kukar yang kurang maksimal dalam penyerapan anggaran adalah Dinas Pekerjaan Umum (DPU).”Lelang kegiatan tidak dilakukan tepat waktu, bahkan pada pertengahan baru dilakukan, tentu saja banyak pekerjaan yang tak rampung,” kata Syahrani kepada Poskota Kaltim, Kamis (5/1) siang kemarin. Syahrani juga menyebut kalau belum lama ini Komisi II DPRD yang membidangi masalah pembangunan melakukan rapat dengar pendapat dengan DPU Kukar, dan diakui penyerapan anggaran tidak sampai 60 persen ditahun anggaran 2011.”Selain itu banyaknya laporan masyarakat terkait tidak beresnya soal proses pembangunan infrastruktur juga menjadi sorotan kami terhadap kinerja DPU Kukar. Oleh karena itu kita akan lakukan inventarisasi sejumlah laporan masyarakat yang kemudian nantinya akan kita tinjau, jika menyalahi aturan jelas ini akan kita tindak dan kita serahkan pada proses dan ketentuan yang ada,” ungkap Syahrani. Syahrani juga meminta supaya pada pelaksanaan pembangunan 2012 ini nantinya bisa berjalan dan penyerapan anggaran lebih maksimal yang tentu saja hendaknya lebih mengedepankan kualitas daripada pengerjaan kegiatan itu sendiri.”APBD pada 2012 ini sudah disahkan tepat waktu, itu artinya Januari 2012 sudah bisa jalan. Dinas/instansi kita harapkan segera melakukan proses lelang,” tandas Syahrani. Sementara itu, Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari didampingi sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Kukar, Kamis (5/1) sore kemarin juga melakukan peninjauan disejumlah kawasan, seperti kawasan rumah Tanjung, kondisi jalan wilayah Loa Tebu dan sejumlah kawasan lainnya. Menurut Rita masih banyak hal perbaikan infrastruktur yang mesti untuk segera dilakukan, salah satunya adalah pembenahan infrastrruktur jalan, yang ternyata juga masih banyak yang rusak dan berlubang.awi
|