Ratusan Kendaraan Antre di Pelabuhan Feri Kariangau

2012-01-11  00:15:17

Balikpapan, Ratusan kendaraan yang akan menyeberang menggunakan jasa kapal feri dari pelabuhan Kariangau-Penajam dalam beberapa hari belakangan ini harus antre dan sopir perlu bersabar karena harus menunggu giliran kendati harus menunggu berjam-jam seperti yang terjadi pada Sabtu dan minggu (8/1) kemarin.
Sedikitnya ada 235 unit kendaraan roda empat dan enam akhirnya harus antre berjam-jam di sepanjang jalan menuju pelabuhan Kariangau untuk menunggu antrean menyeberang, kendati kapal feri cukup banyak namun kelancaran angkutan penyeberangan tidak bisa berlangsung cepat karena pelabuhan atau dermaga untuk kapal feri dinilai sangat minim, perlu ditambah.
Demikian dikatakan Sudiansyah, warga Martapura, Kalimantan Selatan yang akan menyeberang dari Balikpapan ke Penajam selanjutnya menuju Martapura. Dia mengatakan, tidak mengira kalau akan terjadi antrean panjang dipelabuhan feri Kariangau, sebab tiga hari lalu ketika masuk pelabuhan Kariangau tidak terjadi antrean panjang di pelabuhan Penajam.
Kepala Operasional Ditjen Hubda Pelabuhan Kariangau M. Noor, ketika ditanya banyaknya kendaraan yang antre mencapai 1,5 Km dari pelabuhan kariangau, mengakui hal itu namun dia tidak bisa berbuat banyak karena angkutan penyeberangan  hanya menggunakan satu dermaga sebab dermaga tambahan masih dalam pengerjaan dan itu sama halnya dengan dipelabuhan Penajam.
‘’Kami memahami apa yang dikeluhkan masyarakat yang akan menyeberang karena harus antre berjam-jam, namun jalan satu-satunya yang kami lakukan adalah dengan mempercepat arus bongkar muat kendaraan dari kapal feri, artinya ketika penumpang dan kendaraan sudah turun langsung dilanjutkan dengan memuat kendaraan dan penumpang. Sehingga kita tidak menggunakan lagi jadwal kapal yang akan menyeberang, sekarang ini begitu kapal penuh l;angsung berangkat,"terang Noor
Ditanya sejak kapan terjadi antrean panjang, Noor mengatakan cukup lama ini lebih disebabkan karena jalan di Km. 38 Samboja menuju Petung, Kecamatan Penajam mengalami kerusakan yang cukup fatal sehingga kendaraan yang biasa menggunakan jalur darat dari Km. 38- Petung harus antre ikut jalur feri Kariangau-Penajam.
Dia juga menjelaskan kalau tiap hari ada enam kapal feri yang rutin beroperasi dan satu kapal istirahat untuk pemeliharaan dan ini rutin tiap hari artinya 6 : 1, namun kalau terjadi antrean panjang seperti ini, kami tetap mengoperasikan semua kapal feri yang ada namun itu tetap bergantung anak buah kapal (ABK) apakah mereka mau atau tidak mengisi angkutan penyeerangan saat mereka harus libur.
Kapal-kapal yang beroperasi dipelabuhan Karaingau – Penajam terdiri dari KMP. Kambaniru, KMP. Goropa, KMP. Pelangi Nusantara (PT Prima Executive), KMP. Trunojoyo, KMP. Ulin Feri (PT Darma Lautan Utama), KMP. Tawes, KMP. Dharma Badra, KMP.  Kineret sedangkan ada satu kapal KMP. Bintang Balikpapan kendati sudah sandar dipelabuhan Kariangau namun belum bisa beroperasi karena belum memiliki ijin operasi.
‘’KMP Bintang Balikpapan memang sudah ada namun dia masih menunggu ijin operasi dari Ditjen Perhubungan Darat, kapan akan beroperasi kami juga belum bisa pastikan, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini,’’ ujar Noor. max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1234 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...