Warga Masih TraumaMinta Seluruh Galian Tambang Ditutup
2012-01-12 16:27:04
SAMARINDA,Warga Palaran masih tampak kuatir usai musibah jebonya tanggul milik PT Samarinda Prima Coal (SPC). Kekuatiran itu terkait masih adanya tanggul yang lebih besar lagi dikawasan PT SPC tersebut. Diketahui bahwa tanggul milik PT SPC yang jebol pada malam hari tersebut, hanya memiliki luas sekitar 2 hektar. Saat ini masih ada tanggul serupa yang memiliki luas sekitar 8 hektar, di atas permukiman warga Simpang Pasir, yang selalu mengancam keselamatan warga terutama saat musim penghujan. Menurut warga Simpang Pasir M Nasir bahwa pihak perusahaan mesti bertanggungjawab atas jebolnya tanggul tersebut. Pihak perusahaan juga harus menguruk seluruh bekas lubang galian tambang, agar tidak mengancam keselamatan warga. "Kami sudah bicara dengan pihak perusahaan untuk menutup lubang galian. Namun hingga saat ini masih tetap terbuka," kata M Nasir. Ditambahkannya, jika tanggul yang masih ada tidak segera ditutup maka akan terjadi musibah yang beras bagi warga Simpang Pasir. Apalagi tanggul yang masih ada sudah mengkhawatirkan selain ada yang longsor juga sebagian udah ada yang jebol. "Kami tidak ingin warga menjadi korban lagi akibat lubang bekas tambang. Jika tidak segera di tutup kemungkinan timbul korban jiwa," ujar nya. Dari pantauan Poskota Kaltim dilokasi, terlihat tanggul milik PT SPC terlihat luas dan dalam. Lokasi tanggul yang berada diatas gunung ini bisa sewaktu-waktu jebol jika tidak ada penanganan yang cepat bagi perusahaan pemilik tambang. "Kami minta ganti rugi semua akibat tanggul jebol dan segera menutup tanggul yang masih ada agar musibah tersebut tidak akan terjadi lagi," pungkasnya. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...