Penyelam Tradisional Siap Angkat Bangkai Jembatan

2012-01-12  16:47:23

SAMARINDA, Setelah melakukan pemetaan di dasar Sungai Mahakam di lokasi runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara, tim SAR profesional dari PT Samudera Biru Nusantara (SBN) akan melakukan pengangkatan bangkai jembatandan bangkai kendaraan bermotor.
Michael W Tinangon, Direktur PT Samudra Biru Nusantara dihubungi wartawan melalui telpon selulernya mengatakan rencana Kamis (12/1) hari ini, tim penyelam akan melakukan tes pengangkatan rangka jembatan.
"Cranebus sudah berada di lokasi sejak Selasa malam (10/1), kemungkinan Rabu (11/1) kemarin melakukan stel lokasi dan Kamis (12/1) sudah akan memulai pengangkatan," kata Michael.
Namun dia sendiri belum bisa memastikan tindakan di lapangan, karena sedang berada di Singapura untuk membeli satu alat yang akan digunakan untuk melakukan pemantauan saat pengangkatan.
Michael mengatakan dengan alat ini operator yang berada di permukaan bisa melihat kondisi dasar sungai mahakam yang dikenal keruh dan jarak pandang yang sangat sukar kondisi ini, kemudian digunakan untuk memandu para penyelam di dasar sungai.
Michael mengatakan saat pengangkatan tim penyelam akan melakukan penyelaman siang maupun malam agar pekerjaan lebih efektif sehingga target waktu 40 hari yang diberikan pemerintah Kutai Kartanegara bisa tercapai.
Disinggung mengenai pekerjaan yang dilakukan tim penyelamnya selama ini, Michael mengatakan bahwa tim penyelam sudah berhasil mendeteksi beberapa titik yang diduga kendaraan maupun rangka jembatan yang akan diangkat.
Michael mengatakan tim penyelam juga sudah memberikan tanda beberapa titik rangka jembatan yang akan dipotong hal ini dilakukan karena tidak mungkin rangka jembatan yang panjang itu diangkat dengan menggunakan crane.
"Jadi jembatan itu nanti akan dipotong-potong sehingga memudahkan untuk proses pengangkatannya," kata Michael.
Saat ini lanjutnya, timnya telah berhasil mengangkat 2 unit kendaraan dan satu kendaraan roda dua dari pinggir jembatan mahakam yang tenggelam.
Ditunjuknya SBN dalam melakukan pembersihan sisa-sisa jembatan dan sekaligus mengevakuasi mobil-mobil yang diduga masih ada korban meninggal di dalamnya, karena perusahaan yang berasal dari Jakarta tersebut melakukan penawaran terendah dari dua perusahaan lainnya, yakni Deradiving dan Inti Segera Service. Kepastian ini disampaikan Bupati Kukar Rita Widyasari kepada Koran Kaltim pada saat meninjau proses penarikan mobil dilokasi Jembatan Minggu (1/1) lalu.
Sebelumnya Bupati Kutai Kartanegara telah menunjuk PT SBN untuk melakukan pengangkatan rangka jembatan karena tawaran yang diajukan PT SBN ternyata lebih murah dari penawar lain.
"PT SBN menawarkan Rp18 miliar untuk melakukan pengangkatan rangka jembatan dari dasar sungai termasuk merobohkan dua pylon. Angka ini lebih rendah dari perusahan lainnyayakni PT. Inti Segera Service sebesar Rp20 miliar dan PT. Deradiving menawar tertinggi yakni sebesar Rp23 miliar," kata Rita kepada wartawan.
Namun penawaran tersebut termasuk dengan merobohkan pylon. karena pylon tidak jadi dirobohkan. maka harganya menjadi Rp11 miliar.
Batalnya Pylon direbahkan karena keluarnya rekomendasi dari Lembaga Afiliasi Penelitian Indonesia (LAPI) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang melakukan penelitian sebelumnya.
Hasil penelitiannya tim peneliti menyarankan agar pylon tidak dirobohkan dengan alasan teknis. Mereka hanya merekomendasikan kalau jika memang pihak ketika dipergunakan maka hanya untuk membersihkan sisa-sisa kerangka jembatan saja.
Sementara pylon berikut kontruksi dan kabel utamanya dibiarkan saja. Hal ini dikarenakan baik LAPI maupun ITB merekomendasikan pembangunan jembatan di lokasi yang sama dengan tipe yang sama pula.
Artinya jembatan yang luluh lantak ini akan dibangun kembali dengan menggunakan sisa-sisa kontruksi yang ada. Pasalnya kontruksi yang ada berikut dua pylon dan kabel bentangnya ternyata masih bagus dan masih bisa digunakan lagi.
“Selain karena infrastrukturnya sudah jadi. Bahan-bahan ini ternyata masih bisa digunakan, bahan-bahan seperti pylon dan kabelnya itu ternyata masih sangat bagus. Dan saran mereka nanti hanya merapi-rapikan saja sisa-sisa jembatan yang ada sambil membuat jembatan seperti ini lagi,” kata Rita belum lama ini. M4n

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1234 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...