Direktur PT Bukaka Kembali Mangkir

2012-01-15  19:05:05

TENGGARONG, Direktur Operasional PT Bukaka kembali mangkir dalam lanjutan pemeriksaan yang dilakukan jajaran kepolisian Polres Kutai Kartanegara di unit reserse Kriminal Polres Kutai Kartaneagra.
Direktur Operasional PT Bukaka Teknik Utama (PT BKU) Sofia Balfas dipanggil bersamaan dengan Kepala Unit Usaha Jembatan PT Bukaka Budi Hartono untuk menghadap penyidik di ruang unit tindak pidana korupsi di lantai 2 kantor Polres Kutai Kartanegara.
Kapolres Kutai Kartanegara AKBP I Gusti melalui Kasubag Humas I Nyoman Suarta mengatakan bahwa untuk kedua Direktur Operasional PT Bukaka Sofia Balfas tidak menghadiri panggilan penyidik Polres Kukar dikarenakan mengalami sakit jantung.
"Berdasarkan keterangan penasehat hukumnya Sofia Balfas tidak hadir karena masih dalam perawatan tim dokter karena penyakit jantung," kata Nyoman.
Untuk saat ini lanjutnya penyidik masih memeriksa satu orang dari Bukaka yakni Budi Hartono dan statusnya masih sebagai saksi.
Sementara itu penasehat hukum PT BKU, Ahmad Riyadh ditemui di Mapolres Kukar membenarkan informasi tentang ketidak hadiran kliennya untuk menghadiri panggilan penyidik Polres Kutai Kartanegara.
Saat ini lanjutnya Sofiah masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta hingga batas waktu yang belum ditentukan.
"Benar ibu Sofiah belum bisa datang memenuhi panggilan kedua karena sakit jantung bawaan sejak lahir, dan Sofiah sudah tiga hari menjalani perawatan di rumah sakit, " Kata Riyadh.
Sementara ini lanjutnya ia sedang mendampingi pemeriksaan Budi Hartono yang diperiksa masih dalam tahap saksi dan menjelaskan mengenai tambahan terkait dokumen tentang alur pekerjaan serta operasional yang dibutuhkan penyidik.
"Hanya tambahan saja terkait dokumen alur pekerjaan dan operasional yang kurang saja," kata Riyadh.
Riyadh mengatakan bahwa penyidik berencana memanggil kembali direktut operasional PT Bukaka Sofia Balfas pada pekan depan. yang pasti jika kliennya sudah dalam keadaan sehat serta bisa dimintai keterangan.
Sementara itu rencana pengangkatan badan jembatan mahakam II yang dijadwalkan kamis siang kembali tertunda, pasalnya crane yang baru datang ternyata memerluka waktu untuk menyeting alat sebelum melakukan teknis pengangkatan.
Hamdan Supervisor Diving PT SBN pihak ketiga yang dikontrak pemerintah Kutai Kartanegara mengaku masih melakukan koordinasi dengan pihak operator Crane untuk proses pengangkatan.
mengenai objek yang didasar sungai Hamdan mengaku meski hingga saat ini timnya masih belum mampu menemukan objek yang dicari, namun ia berkeyakinan akan mampu mengangkat titik jembatan dan mengangkatnya kepermukaan.
"Kita akan terus berusaha, namun memang kepekatan dasar sungai mahakam yang menjadi kendala dalam penyelaman kali ini," kata Hamdan.
Bahkan selama menyelam selama 28 tahun lanjut Hamdan, baru penyelaman disungai mahakam ini ia tidak mampu melihat objek yang berada didasar sungai bahkan dengan alat canggih yang baru didatangkan.
"semua peralatan yang kami punya sudah dicoba namun semuanya tidak bisa melihat apa-apa," kata Hamdan. M4n

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1234 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...