APBD 2012 Kabupaten PPU Rp. 2 Triliun

2012-01-16 18:33:17

2012-01-16  18:33:39

Penajam, Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) bertekad untuk menaikkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ditahun 2013 mencapai Rp. 2 Triliun, kendati angka ini terbilang cukup besar namun bertekad akan terus memaksimalkan berbagai sumber-sumber Pendapatan Asli daerah (PAD) dan menggali sumber-sumber penghasilan yang dimungkinkan.
Dia berharap, sumber-sumber PAD bisa dimaksimalkan karena selama ini belum sesuai harapan, selama ini masih cukup banyak sumber-sumber PAD belum tergarap dengan baik dan itu semua nanti akan dimaksimalkan.
"Kami yakin apa yang kami rencanakan bisa terpenuhi dengan baik,"ujar Andi Harahap.
Diharapkan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), mengingat sejauh ini PAD Kabupaten PPU masih belum tergarap secara optimal. Padahal, Pemkab PPU melalui dinas teknis seperti Dispenda memiliki payung hukum untuk meningkatkan PAD.
Dari 14 perda yang disetujui DPRD, 8 di ataranya berisi tentang pungutan retribusi. Bupati PPU H Andi Harahap dalam jumpa pers belum lama ini mengatakan, semua objek pajak merupakan lahan potensial untuk mengisi kas daerah.
“Misalnya Perda Pengelolaan Pajak Parkir, rujukannya adalah kendaraan-kendaraan yang selama ini memenuhi pelabuhan feri, terminal, pelabuhan klotok, serta tempat-tempat keramaian lainnya,” ujarnya.
Ia mengatakan, dilihat dari sisi volume, angka kendaraannya sangat banyak. Namun uang yang masuk bisa dibilang nihil. Karena untuk memungutnya, daerah belum punya payung hukum.
“Nah, sekarang sudah ada perda, maka kita bisa dapat jatah pembagian,” ucapnya lebih lanjut.
Begitu juga dengan Perda Retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), menurut dia, diyakini bisa menyetor banyak pemasukan. Asumsi berhitungnya sederhana, cukup melihat geliat pembangunan fisik yang saat ini demikian pesat, mulai rumah tinggal, toko, hingga perkantoran. Selanjutnya tinggal mengalikan nilai retribusi dengan jumlah bangunan.
“Kalau dulu mungkin masih banyak yang ogah-ogahan membayar retribusi, tapi sekarang tidak bisa lagi. Pemilik bangunan sudah diikat dengan perda. Kalau melanggar jelas ada sanksi,” tegas Bupati.
Terobosan-terobosan ini penting dilakukan, mengingat beberapa kali dalam tahun anggaran lalu Pemkab PPU gagal merealisasikan target PAD. Dari Rp 44.290.777.000 yang ditetapkan, hanya bisa mencapai Rp 30.037.931.338, atau 67,82 persen saja. Bahkan jauh lebih kecil dibanding penerimaan PAD 2009 sebesar Rp 51 miliar lebih. “Sekarang yang diperlukan tinggal kerja keras pegawai. Aturannya sudah ada, makanya sampai 2013 mendatang saya target APBD naik jadi Rp 2 triliun,” tandasnya.max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

Senin 27 Oktober 2014
Senin 27 Oktober 2014
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 2519 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...