Pembangunan Masjid Baitul Amin Butuh Bantuan Pemerintah2012-01-16 18:37:06
TENGGARONG, Assisten IV Bidang Humas dan Kesra H Bahrul, Kamis (12/1) lalu, meninjau pembangunan Masjid Baitul Amin di Kelurahan Jawa Kecamatan Sanga-sanga, turut dalam rombongan Assisten IV tersebut Camat Sanga-sanga Abdurahman, Kabag Kesra H Ibnu Hamdiansyah Mukhtar dan Kabag Humpro Sri Wahyuni. Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baitul Amin Ridwan L Hakim mengatakan Masjid Baitul Amin dibangun pada tahun 2011 lalu, atau tepatnya tanggal 2 Nopember 2011 sejak dilakukannya peletekan batu pertama tanda dimulainya pembangunan masjid. Menurut Ridwan, Masjid Baitul Amin adalah masjid baru yang dibangun untuk menggantikan masjid lama, dimana lokasi pembangunannya berada satu lokasi dengan masjid yang lama. “Masjid Baitul Amin yang lama yang telah berdiri sejak tahun 1987 telah kami robohkan, kemudian panitia membangun masjid baru,” kata Ridwan. Dijelaskan, Masjid Baitul Amin yang sekarang dibangun diatas lahan 414 Meter persegi dengan luas bangunan 15 m x 15 m, dan dibangun dua lantai. Progres pembangunannya sendiri baru mencapai 30 persen, yaitu pada tahap pendirian tiang-tiang masjid, dengan menghabiskan dana sebesar Rp900 juta. Dari perkiraan panitia, Masjid Baitul Amin tersebut akan memakan biaya kurang lebih Rp 3 miliar. “Uang Rp900 juta yang digunakan untuk pembangunan masjid, yang merupakan modal awal tersebut berasal dari partisipasi masyarakat yang dikumpulkan sejak tahun 1987 lalu,” ujar Ridwan. Untuk memperlancar pembangunan masjid, kata Ridwan dirinya bersama panitia lain telah mengusulkan bantuan biaya kepada pemerintah daerah melalui Bagian Kesra Setkab Kukar sebesar Rp 1,8 miliar, sedangkan sisa kekurangannya diharapkan adanya bantuan dari para donator lainnya, dan perusahaan yang beroperasi diwilayah Kecamatan Sanga-sanga. “Kami sangat berharap pemerintah daerah dapat membantu dan mengabulkan permohonan kami tersebut, sehingga masjid yang diidamkan masyarakat Kelurahan Jawa ini dapat segera terealisasi,” harap Ridwan. Sementara itu, Assisten IV H Bahrul mengatakan dirinya akan turut memperjuangkan agar bantuan bagi pembangunan Masjid Baitul Amin dapat terealisasi, namun ia tidak menjamin bantuan nantinya akan sesuai dengan proposal yang telah diajukan kepada pemerintah. Kata Bahrul, dalam memberikan bantuan bagi pembangunan tempat-tempat ibadah ada mekanisme yang telah mengaturnya, begitupun dengan besaran bantuannya. Berapapun bantuan yang nantinya akan diberikan, itu adalah merupakan perhatian dan keseriusan pemerintah daerah dalam membantu masyarakat dalam membangun tempat-tempat ibadah. “Pemerintah daerah sangat merespon dengan baik, terutama dalam membantu pembangunan tempat-tempat ibadah, apalagi tempat ibadah tersebut baru dibangun dan memiliki progress pembangunan seperti Masjid Baitul Amin,” ujar Bahrul. Ia juga sangat setuju dengan apa yang dilakukan panitia pembangunan masjid, dengan melibatkan masyarakat, para donator, dan perusahaan yang beroperasi disekitar wilayah Kecamatan Sanga-sanga, untuk dapat menyokong dana bagi pembangunan Masjid Baitul Amin. “Masjid ini dibangun untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Kelurahan Jawa, untuk itu sudah sepantasnyalah masyarakat, maupun perusahaan yang beroperasi diwilayah ini dapat turut membantu guna percepatan penyelesaian pembangunan masjid Baitul Amin ini,” kata Bahrul. yd
|