Warga Minta Penanggulangan Banjir dan Perbaikan Jalan Reses Lelyanti Ilyas di Dapil II
2012-01-16 18:46:51
SAMARINDA, Warga Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, meminta penanggulangan banjir dan perbaikan sistem drainase di wilayah mereka ketika anggota DPRD Kaltim asal Dapil II, Lelyanti Ilyas, melakukan reses 13-18 Desember lalu. “Warga mengeluh karena setiap musim hujan seringkali banjir. Makanya mereka meminta agar sistem drainase di daerah mereka diperbaiki,” kata Lelyanti Ilyas, Minggu (15/1) kemarin. Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang duduk di Komisi IV DPRD Kaltim ini, masyarakat Kelurahan Manggar juga mengusulkan permohonan semenisasi atau pengaspalan jalan, sekaligus perbaikan paritnya. Di samping itu, juga pembuatan rencana induk (master plan) sebagai kawasan mina politan. Mereka juga mengharapkan pemerintah dapat membantu dana dan kebutuhan lainnya untuk para petani kebun, petani budidaya, nelayan tangkap dan sejenisnya di wilayah Manggar Baru. “Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktifitas warga, sehingga kesejahteraan mereka juga meningkat,” kata politisi yang aktif membina majelis ta’lim ibu-ibu ini. Sedangkan di Traktor VI RT 08, Balikpapan Timur, masyarakat mengharapkan perbaikan jalan yang rusak. Kondisi jalan yang buruk mempersulit akses mereka menuju ke Kota. Mereka juga mengharapkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), karena layanan PLN selama ini belum masuk dan mereka harus menggunakan genset sebagai sumber listrik. Masyarakat mengajukan pula permohonan penunjang sarana Puskesdes berupa kasur. Bantuan kasur itu sudah dijanjikan Dinas Kesehatan Kota Balikpapan (DKK) sejak dua tahun lalu, namun belum terealisasi hingga kini. “Masyarakat juga mengharapkan bantuan biaya pemeliharaan genset dan mesin air untuk kebutuhan pasien melahirkan di waktu malam hari,” kata anggota dewan kelahiran Aceh, 11 Januari 1964 ini. Sementara masyarakat Desa Sebakung Taka, Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser mengeluhkan kelangkaan BBM yang mengakibatkan antrean panjang setiap hari. Juga kerusakan jalan yang parah, sehingga sering mengakibatkan kecelakaan. Mereka juga meminta pemerintah segera membangunkan SMK di Desa Sebakung Taka, karena desa tersebut belum memiliki sekolah lanjutan tingkat atas. Ini menyulitkan peserta didik melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi. “Warga juga mengharapkan bantuan internet masuk desa, sarana prasarana penunjang perustakaan, pengadaan lemari obat, tempat penyimpanan dan pendingin obat, serta tempat tidur pasien dan kasur. Mereka juga meminta pembangunan Puskesmas induk di Desa Sebakung Taka dapat segera dituntaskan,” kata Lelyanti Ilyas. hms/adv
|