Wacana Penyeberangan Fery Gratis Akan Dipertimbangkan2012-01-18 01:22:16
Tenggarong, Belum lama ini puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Tenggarong menggelar unjuk rasa ke DPRD Kukar. Dalam aksi tersebut mereka meminta agar DPRD memperjuangkan, supaya penyeberangan kapal feri untuk masyarakat digratiskan. Dalam aksinya mengusung keranda mayat yang diselubungi kain putih bertuliskan “Pray For DPRD selamat tinggal nurani wakil rakyat, kebijakan yang tak pro masyarakat”. Mereka menuding kebijakan yang diambil pemerintah mengenai pengadaan kapal fery penyeberangan pasca runtuhnya jembatan kukar, bukannya mempermudah masyarakat malah mempersulit warga. Para mahasiswa menuntut agar pemkab menggratiskan angkutan kapal fery penyeberangan, mereka beralasan runtuhnya jembatan lebih dikarenakan kesalahan pemerintah, sehingga sudah selayaknya pemerintah menggratiskan angkutan penyeberangan. “Mereka enggan membuat kebijakan yang berpihak pada masyarakat,”kata salah satu orator. Sementara itu Ketua DPRD Ir Awang Yacoub Luthman saat menerima perwakilan menyatakan sangat memahami keinginan mahasiswa yang menuntut penggratisan fery penyeberangan. Hanya saja apa yang menjadi tuntutan mahasiswa tersebut, harus dikaji secara akademis. “Karena tidak semua yang gratis itu bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya. Menurut Awang sebenarnya wacana gratis sudah menjadi pertimbangan Pemkab sejak awal, namun hal tersebut agak susah untuk diberlakukan karena sulit untuk mempertanggungjawabkan dalam bentuk administrasi, sebab ada biaya operasinal yang dikeluarkan. Ia mengatakan saat bertemu dengan jajaran Dephup beberapa waktu lalu, wacana gratis tersebut juga pernah disampaikan dan pihak Dephub juga siap menggratiskan, hanya saja yang menjadi persoalan siapa yang harus bertanggungjawab secara administrasi terhadap biaya operasional yang dikeluarkan. "Pihak Dephub sudah membantu dua buah kapal fery, ini tanpa ada biaya sewa sebagai bentuk tanggungjawab pemerintah, namun ada biaya opersional yang harus dikeluarkan,dan itu yang mesti kita pikirkan, kata Awang Yacoub Luthman.awi/adv
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...