Kaltim Masih Aman Dari Ancaman Flu Burung2012-01-18 01:23:40
SAMARINDA, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim HM Syafak Hanung menjelaskan, indikasi ancaman penularan virus flu bunung untuk jangka waktu tiga bulan kedepan untuk wilayah Kaltim masih aman, hanya saja untuk mencegahnya, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. "Insyah Allah aman, hanya saja, untuk indikasi terjadinya penyebaran virus flu burung, kita selalu melakukan koordinasi dengan Dinas Peternakan Kaltim, karena biasanya virus tersebut terjadi dikarenakan adanya unggas yang datang dari luar daerah, oleh karena itu perlunya koordinasi dengan dinas terkait lainnya dalam upaya mengantisipasinya,"kata Syafak Hanung kepada media ini beberapa hari lalu. Ditambahkan, sebelum adanya indikasi serangan flu burung maka perlu dilakukan pengawasan terhadap unggas, sehingga apabila terjadi indikasi serangan pada suatu daerah, maka pemerintah telah siap untuk mengatasinya dengan cepat. "Oleh karena itu, masalah pengawasan khususnya unggas yang didatangkan dari luar daerah harus ditingkatkan, sehingga daerah Kaltim betul-betul bebas dari flu burung, dan sampai saat ini untuk Kaltim memang belum ada indikasi serangan flu burung,"ujarnya. Menurut Syafak Hanung, upaya yang harus dilakukan dalam mencegah masuknya flu burung di Kaltim, adalah dengan melakukan pencegahan, dengan melibatkan seluruh stakeholders termasuk masyarakat, dan yang terpenting adalah peran serta masyarakat khususnya mereka yang memelihara ternak unggas, kalau memang ada gejala-gejala yang terjadi pada unggas peliharaannya, kiranya secepatnya melaporkan kepada dinas terkait untuk segera ditindak lanjuti dan dilakukan penelitian. "Selain itu, kita harapkan kepada masyarakat untuk membiasakan hidup bersih, caranya dengan menggalakkan program cuci pakai sabun, dengan cara tersebut, kita akan bebas dari penyakit, termasuk pencegahan dari virus flu burung, dan dari pantaun yang dilakukan masyarakat Kaltim sudah membiasakan mencuci tangan pakai sabun,"tandasnya. Syafak Hanung menjelaskan, dengan melaksanakan program mencuci tangan pakai sabun, selain mencegah terjangkitnya virus flu burung, juga menghindarkan masyarakat dari berbagai penyakit lainnya seperti diare dan tifus, apalagi masyarakat yang dekat dengan lokasi peternakan unggas, harus tetap waspada jangan sampai terjangkit flu burung. "Maka dari itu, diharapkan kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk tetap waspada, dan saling mengawasi adanya indikasi serangan flu burung, dengan pengawasan tentu diharapkan penyebarannya cepat dilakukan tindakan pencegahan, sebelum menyebabkan korban jiwa,"kata Syafak Hanung.mar
|