Korban Pertanyakan Kinerja Polisi

Kasus Pencurian tak Terungkap

2012-01-22 18:25:23

SAMARINDA, Pencurian rumah kosong di Samarinda semakin marak. Ironisnya para pelaku berani beroperasi di siang hari dan saat situasi ramai. Meski telah terekam kamera CCTV milik korban namun hingga 1 bulan kejadiaan para pelaku masih belum berhasil dibekuk pihak kepolisian. Inilah yang kemudian membuat korban menanyakan kinerja aparat kepolisian.
Miko, korban pencurian di Samarinda mengaku kecewa dengan kinerja aparat kepolisian Polsekta Samarinda Utara yang hingga 1 bulan pasca pencurian dirumahnya belum mampu menangkap para pelaku,  padahal para pelaku sudah berhasil diidentifikasi melalui gambar cctv yang ada dirumahnya.
Pencurian dirumahnya terjadi saat ia bersama keluarga berada diluar kota,  dan rumah dalam keadaan kosong. Para pelaku berdasarkan catatan di CCTV beroperasi sekitar pukul 08.57 Wita pagi pada tanggal 11 Desember 2011, saat itu situasi disekitar rumah sedikit ramai.
Dengan menggunakan mobil berwarna silver metalik para pelaku yang diperkirakan berjumlah 3 orang itu langsung parkir didepan rumah dan membuka pintu pagar menggunakan alat khusus kemudian mobil dimasukan kedalam pekarangan rumah milik miko di jalan pangeran noor 2 nomor 7 Kelurahan Gunung Lingai .
“Pelaku sangat profesional. Dia berkerja sangat cepat, bahkan membuka gembok pagar bisa dihidung dalam hitungan detik, sehingga wajar jika warga sekitar melihat mereka seolah-olah suruhan pemilik rumah,” kata Miko.
Setelah berhasil membuka gembok pelaku kemudian memasuki rumah korban, mobil yang berada diluar pagar kemudia dibawa masuk kedalam halaman dan kemudian dengan menggunakan linggis pelaku kemudian membongkar rumah korban.
Para pelaku langsung membawa kabur belasan barang elektronik yang berada di rumah pengusaha sulplayer barang elektronik , akibat kejadiaan ini niko mengaku mengalami kerugian mencapai Rp 700 juta.
“Sampai sekarang saya heran kenapa pencuri dirumah saya belum ditemukan  padahal jika mengacu pada pengungkapan kasus besar didaerah lain seperti di Jakarta, dengan modal sketsa mereka bisa menangkap pelakunya . Disini meski telah menggunakan  tehnologi canggih  polisi disini belum bisa menemukan pelakunya,” kata Miko.
Pihak kepolisian polsekta samarinda utara yang menanagani kasus ini ketika yang coba dikonfirmasi hal ini enggan memberikan keterangan. Mereka mengaku masih melakukan penyelidikan terkait kejadiaan itu. Sementara itu berdasarkan catatan polresta samarinda sepanjang tahun 2011 telah terjadi 24 kasus pencurian dengan pemberatan yang mayoritas korban adalah rumah kosong. M4n

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...