Brimobda Tugas Dari Papua Kembali Tiba di Balikpapan 2012-01-25 18:35:17
Balikpapan, Sebanyak 109 personel Brimob Polda Kaltim yang tergabung dalam Satgas Penanggulangan Keamanan di Papua yang diberangkatkan beberapa bulan lalu kini sudah tiba di Balikpapan, Senin (23/1) pagi, Brimob Kaltim di Papua mampu mengobrak-abrik kelompok bersenjata hingga ke dalam hutan di wilayah Paniai. ‘’109 personil Brimobda Kaltim sudah pulang kembali ke Balikpapan karena sudah selesai menjalankan tugas sesuai perintah atasan seharusnya bulan kemarin anggota-anggota Brimob itu sudah tiba, tapi diperpanjang,’’ kata Kapolda Kaltim Irjen Pol Bambang Widaryatmo didampingi Wakapolda Brigjen Pol Rusli Nasution dan Komandan Satgas Kombes Pol Leo Bona Lubis, kemarin. Kapolda menyatakan, dia dan jajarannya mengucapkan selamat kepada para personel Brimob karena berhasil menjalankan tugas hingga selamat sampai kembali ke Balikpapan, kami bangga karena saya lepas dengan utuh dan kembali dengan utuh, untuk itu kami harus berterima kasih tentunya pertamna kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Komandan Satgas yang memimpin keberangkatan dan juga memimpin kedatangan ratusan anggota Brimobda Kaltim, ujar Kapolda. "Mereka berhasil dalam menjalankan tugas dan Sat Brimob Kaltim di sana dinilai bisa diandalkan, ini diungkapkan Kepala Korps Brimob Mabes Polri waktu bertemu dengan saya di Jakarta," kata Kapolda Kaltim. Leo menambahkan, tim Brimob Polda Kaltim bertugas selama tiga bulan di daerah Paniai Papua, selama itu, tim berhasil menangkap tiga tersangka hidup-hidup, dua tersangka diproses dan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Nabire, satu masih diproses di Polres Nabire. Menurut Leo Bona Lubis, keberadaan kelompok bersenjata di Piniai itu bisa dideteksi dari kegiatan mereka yang meresahkan warga, seperti memeras, meminta denda, memukul atau melakukan tindak kekerasan ke warga, orang-orang yang terlibat dalam tindakan itu yang dibawa oleh Tim Brimob. Selama menjalani tugas di Puncak Jaya Paniai Papua, hampir seluruh anggota pasukan Matoa Sat Brimob Polda Kaltim sempat terserang penyakit kutu babi, hal ini lantaran para pasukan harus merasakan tidur di barak yang jadi satu dengan kandang babi, berbagai suka duka dibalik tugas pasukan bakal menjadi pelajaran berharga bagi setiap personel khususnya dari Brimob Polda Kaltim. Bukan hanya itu, suka duka saat bertugas di kawasan dengan suhu 5 derajat celcius itu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan, salah satunya adalah saat hampir seluruh personel terserang penyakit kutu babi akibatnya, para personel pun menderita penyakit gatal-gatal yang mengakibatkan bintik-bintik hitam di tubuh mereka. Kasat Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Leo Bona Lubis, mengatakan serangan kutu babi tak akan menciutkan nyali pasukan untuk mengobrak-abrik markas OPM pasalnya sebelum berangkat pasukan telah dipersiapkan mental dan fisiknya, semangat pasukan tak akan luntur, seluruh anggota yang sudah tiba di Balikpapan mendapat cuti selama satu pekan untuk rehat sebelum kembali menjalani tugas. max
|