Pohon Tumbang Listrik Padam Selama 14 Jam2012-01-25 18:36:58
Balikpapan,Sebagian besar wilayah Balikpapan kemarin mengalami pemadaman listrik PLN cukup lama mencapai sekitar 14 jam, ini dikarenakan adanya pohon tumbang dan mengenai jaringan sistim Mahakam di Km. 25, selain itu gangguan yang terjadi justru karena ada pembangunan rumah warga yang nyaris menyentuh jaringan listrik kemudian pemilik bangunan itu menyanggah kawat jaringan menggunakan kayu, padahal saat hujan kayu basah itu menjadi penghantar listrik sangat besar dan itu membuat korsliting dan terjadi pemadaman. ‘’Kalau yang di Km. 25 jln, Sukarno-Hatta, ada pohon tumbang dan menyentuh kawat jaringan kemudian mengakibatkan kawat jaringan itu putus sehingga untuk perbaikan membutuhkan waktu cukup lama namun sekitar pkl. 16.47 Wita kemarin gangguan itu sudah teratasi termasuk gangguan yang ada dibangunan warga di Km. 4 Kelurahan Batu Ampar,’’ jelas Manager PT PLN Area Balikpapa, Ismail Deu, saat ditemui diruang kerjanya kemarin. Menurut Ismail, gangguan cukup lama itu memang sangat mengganggu aktifitas pelanggan namun kami tidak bisa berbuat banyak kalau sudah terkait gangguan akibat pohon tumbang dan ini tidak termasuk gangguan alam seperti petir atau tanah longsor, dan tetap berupaya perbaikan secepatnya sehingga pelanggan tidak terus menerus kecewa. "Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot Balikpapan khususnya dengan DKPP untuk menebang pepohonan yang dianggap bisa mengganggu jaringan listrik baik itu jaringan menengah maupun tinggi dan kemarin kami melakukan penebangan sejumlah pohon bersama DKPP dan itu akan terus dilakukan,"katanya. Menurut Ismail, awalnya petugas PLN sudah memberikan kode pohon yang harus ditebang karena dapat mengganggu jaringan listrik namun untuk penebangan bukan wewenang PLN tapi pemkot melalui DKPP, apalagi sekarang ini pemerintah terus menggalakkan penanaman pepohonan, kami tidak mau disalahkan sehingga untuk menebang pohon tetap harus sepengatahuan pemkot Balikpapan. Saat ini PLN sudah mulai memprogramkan pemasangan listrik bawa tanah, khusus di Balikpapan mulai tahun depan kami mulai membangun jaringan bawa tanah sehingga tidak banyak kawat atau kabel yang berseliweran diudara sama dengan yang ada sekarang, kendati demikian jaringan udara tetap ada namun hanya sebagai cadangan sedangkan jaringan bawah tanah menjadi jaringan utama. ‘’Nanti untuk jaringan bawah tanah akan bersama dengan PDAM, PLN, Telkom dan Gas, untuk itu proyek tersebut baru mulai dilaksanakan tahgun depan secara terpadu dan kita juga harus tahu tata ruang kota Balikpapan sehingga tidak mengganggu perkembangan kota nantinya,’’ terang Ismail. Sementara itu dijelaskan pula tahun depan semua daftar tunggu yang mencapai belasan ribu itu akan terpaszang dan semua menggunakan sistim pra bayar yang total pembayaran mencapai kurang lebih Rp. 700.000.max
|