18 Perusahan Raih Penghargaan Zero Accident 2012-01-25 18:38:42
Balikpapan, Menandai dimulainya bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional tahun 2012 mulai 12 Januari-12 Februari 2012 yang diperingati serentak di seluruh Indonesia, Pemkot Balikpapan mengelar upacara peringatan K3, sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-55 Provinsi Kaltim. Dalam upacara yang dilaksanakan di halaman balai kota Balikpapan, Pemkot juga memberikan penghargaan kepada 18 perusahaan yang memiliki catatan zero accident selama tahun 2011 silam, selain memberikan penghargaan, Pemkot juga mengajak seluruh pengusaha untuk mengedepankan dan berpartisipasi aktif membudayakan K3, sesuai dengan tema peringatan bulan K3, yakni Optimalisasi Peranan Sistem Manajeman K3 untuk peningkatan mutu kerja dan produktivitas. "Target kami berikutnya, di antara 1.800 perusahan yang aktif beroperasi di Balikpapan, kalau tidak bisa mencapai nol persen ya maksimal hanya 5 persen saja tingkat kecelakaan kerja yang terjadi selama tahun 2012 ini, untuk itu kami mengimbau agar terus mempertahankan prestasi kerja dan produktivitas dengan budaya K3," kata Kepala Disnakersos Balikpapan, H Ali Munsjir Halim, SE, MM usai upacara, kemarin. Ia mengatakan, tahun ini terjadi peningkatan prestasi K3 oleh seluruh perusahaan yang beroperasi di Balikpapan, hal tersebut terlihat dari peningkatan prestasi zero accident yang di tahun sebelumnya hanya mampu dilakukan 14 perusahaan yang beroprasi di Balikpapan. ‘’Ada peningkatan di sini, karena sebelumnya hanya 14 perusahaan, tahun ini bisa mencapai 18 perusahaan dengan catatan zero accident,’’ terang Munsjir, tanpa merincikan ke-18 perusahaan yang mampu mencatat prestasi zero accident selama tahun 2011 lalu. Namun, ia mengakui bahwa pihaknya masih mengalami kendala dalam hal pengawasan aktivitas perusahaan, khususnya dalam penerapan sistem manajemen K3 (SMK3) dalam melaksanakan aktivitas kerja, pasalnya, pihaknya tidak memiliki tenaga yang memadai, untuk melakukan pengawasan intensif terhadap 1.800 perusahaan yang ada di Balikpapan, sehingga pihaknya hanya bisa mengharapkan kesadaran dari perusahaan untuk terus menerapkan SMK3 dalam melaksanakan operasional kerja. Diakuinya kalau Disnakersos hanya punya 4 orang tenaga ahli, apa lagi tahun ini dua diantaranya akan memasuki masa pensiunm jadi selain kita melakukan pengawasan, kita juga mengharapkan kesadaran masing-masing perusahaan untuk mengedepankan SMK3 dalam melaksanakan tugas-tugas kerja di masing-masing perusahaan.max
|