Gedung SDN 011 Tenggarong Rusak ParahKomisi IV Langsung Lakukan Sidak
2012-01-25 18:43:39
TENGGARONG, Kondisi gedung sekolah di SD (Sekolah Dasar) 011 Jalan Selendreng Kelurahan Loa Ipuh saat ini dalam kondisi cukup memprihatinkan. Atap banyak “jebol” tak urung ketika hujan ruang kelas banyak dipenuhi air hujan lantaran plafon dalam kondisi rusak parah. Hal tersebut diketahui ketika 3 anggota Komisi IV DPRD yang membidangi masalah Pendidikan, melakukan kunjungan khusus ke SD 011 Selendreng Tenggarong. Ketiga anggota DPRD itu diantaranya yakni Max Donal Tindage, Sukardi and Kamarul Zaman. Kedatangan para anggota dewan yang melakukan kunjungan pada Selasa (24/1) kemarin diterima Wakil Kepala Sekolah Djamzuri, dan langsung diarahkan untuk melihat kondisi bangunan di sekolah tersebut. Saat para anggota melihat kondisi bangunan itu tercengang, lantaran tiga ruang kelas yang digunakan siswa kelas II/V B, kelas III/IV A dan III/IV B, hampir seluruh plafonnya sudah terlepas, sehingga terlihat atap seng. Dapat dipastikan, apabila hujan deras, tentunya ruangan kelas akan dipenuhi air hujan yang menetes dari atap seng yang bocor. Belum lagi bahaya dari kayu-kayu plafon yang sudah mulai lapuk termakan usia, tentunya akan sangat membahayakan para murid yang sedang belajar. “Kita terpaksa menggunakan ruang kelas yang tak layak ini lantaran gedung yang baru dibangun, masih belum bisa dipergunakan karena belum ada meubelernya.” Kata Djamzuri. Sementara itu, Max Donald Tindage meminta agar dalam setiap usulan perbaikan sekolah masing-masing, pihak sekolah juga menembuskan usulan tersebut kepada komisi IV. “Mereka yang di Disdik itu juga manusia, terkadang ada yang terlupa. Kalau usulan itu juga ditembuskan ke Komisi IV, tentunya kita juga bisa mengingatkan Disdik. Jangan sampai usulan itu menjadi sia-sia dan masuk tempat sampah,” katanya. Menurutnya yang mengetahui kondisi sekolah adalah kepala sekolah, namun untuk usulan perbaikannya dewan juga harus diberikan tembukannya agar bisa ikut melakukan pengawasan. “Jangan sampai terbalik, usulan perbaikan malah ditujukan ke komisi IV,” katanya. Sementara itu Kamarur Zaman menyatakan, kondisi gedung sekolah yang banyak rusak tak lepas dari kurang tanggapnya Dinas Pendidikan untuk melakukan inventarsiasi terhadap bangunan bangunan sekolah yang memang harus segara mendapat perhatian serius. Gedung tersebut kondisinya dalam kota saja seperti itu, bagaimana kalau kondisi sekolah yang berad di ulu atau daerah pinggiran. “Kita berharap pada 2013 nanti tidak ada lagi sekolah yang dilaporkan mengalami kerusakan. Untuk itu, kami meminta kepada Disdik agar bekerja serius dalam menuntaskan persoalan sarana dan prasarana sekolah,“ paparnya. adv/awi
|