Warga Rusak Rumah Gepeng

2012-01-25  18:48:14

SAMARINDA, Warga akhirnya merusak rumah kos-kosan yang dihuni para gelandangan dan pengemis. Umumnya rumah itu dihuni orang cacat di Jl AM Sangaji Gang 2 Samarinda. Pengerusakan rumah kos-kosan itu dipicu akibat kejengkelan warga yang resah, akibat rumah tersebut sering digunakan untuk tempat mabuk-mabukan dan berjudi.
Akibat pengerusakan ini sempat membuat sekelompok warga kecewa dan membuat dua kubu nyaris bentrok. Beruntung, aparat kepolisian dari Polresta Samarinda dan Brimobda Polda Kaltim segera tiba dilokasi.
Dengan bersenjatakan lengkap, aparat kepolisian kemudian memisahkan kedua kubu agar tidak saling serang. Beberapa petugas terlihat meminta beberapa warga lainya meninggalkan kawasan itu. Tidak ada korban jiwa akibat kejadiaan ini, namun kerugian material yang diderita korban pengerusakan mencapai puluhan juta rupiah.
Para penghuni yang umumnya gelandangan dan pengemis kerap membuat keributan. Bahkan aktivitas koordinator pengemis yang gemar bermain judi di tempat itu kerap menjadi biang keributan antar warga sekitar.
Warga sudah berupaya melaporkan kejadiaan ini kepada perangkat kelurahan. Namun tindaklanjutnya tidak ada, bahkan keberadaan orang-orang ini ternyata tidak diketahui RT setempat.
“Kami sudah berulang kali meminta Ketua RT melakukan pendataan penghuni rumah kos-kosan itu. Namun ketika ditanya Pak RT mengaku belum sempat melakukan hal itu,” kata salah satu warga, Isak.
Akibatnya, kata dia, munculah kejadiaan ini. Dan ini adalah puncak kemarahan warga, akibat aktivitas penghuni rumah kos-kosan yang tidak peduli terhadap masyarakat sekitar.
Atas kejadiaan ini lanjut Isak, warga Jl AM Sangaji menolak keberadaan para penghuni kos-kosan itu kembali ketempatnya.
Akibat aksi masyarakat ini, rumah kos-kosan yang dihuni lebih dari 30 orang gepeng rusak berat. Seluruh barang-barang milik gepeng dibuang diluar rumah.
Demi pengembangan penyelidikan, pihak kepolisian kemudian memasang garis polisi setelah barang-barang milik gepeng dimasukan kembali.
Saat terjadi pengerusakan, para penghuni yang umumnya gepeng sedang tidak berada di rumah itu.
Sementara
Kabag Operasi Polresta Samarinda Kompol I Nyoman Martadana mengatakan bahwa aksi pengerusakan rumah ini dipicu kejengkelan warga terhadap aksi para penghuni kos yang kerap membuat keributan.
Aksi itu dilakukan sebagai upaya agar para penghuni kos-kosan itu segera pergi dari lingkungan mereka.
Pihak kepolisian juga melakukan penyelidikan terkait aksi pengerusakan dan penyerangan yang dilakukan kedua kubu. Jika terbukti bersalah, keduanya akan diproses sesuai hukum yang berlaku. M4n

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...