Jembatan Mahakam Lumpuh 5 JamTersenggol Tronton, Buldozer Tergelincir dari Badan Truk
2012-01-25 18:59:20
SAMARINDA, Sebuah buldozer yang sedang diangkut melintasi Jembatan Mahakam, tergelincir dari bak tronton yang mengangkutnya. Badan buldozer yang miring dan sebagian tersangkut di bak truk mengakibatkan lalu lintas di Jembatan Mahakam yang menghubungkan antara Kecamatan Samarinda Seberang dan Kota Samarinda, sempat ditutup satu arah. Akibatnya Jembatan Mahakam sempat lumpuh selama 5 Jam. Tergelincirnya buldozer itu terjadi setelah truk yang mengangkutnya bersenggolan dengan truk tronton lain. Menurut pengakuan sopir yang mengangkut buldozer, Hasan bahwa rantai pengikat buldozer putus akibat truk yang dikemudikannya bersenggolan dengan truk lain. Akibatnya buldozer tergelincir dari bak truk tersebut. Dari hasil pantauan Poskota Kaltim, separuh badan buldozer pun terjatuh dari bak tronton dan menutup badan jembatan. Praktis itu menimbulkan kemacetan parah di jembatan. Untuk mengurai kemacetan, kepolisian setempat memberlakukan sistem satu arah. Sementara dari arah Samarinda Seberang, kendaraan roda dua tetap melintas melewati celah sempit antara rangka jembatan dan buldozer. Jalan kembali lancar setelah buldozer dievakuasi dengan crane. Menanggapi kejadian itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Samarinda Kompol Rachmad Iswan Nusi mengatakan, penyebab kejadian truk pengangkut buldozer tergelincir ini tidak berkordinasi dengan pos penjagaan yang ada di dekat Jembatan Mahakan. Berdasarkan Perwali alat berat boleh melintas pada pukul 21.00-06.00 Wita. Namun ada prosedur yang tidak di patuhi oleh anggota polisi yang mengawal truk tersebut. "Seharusnya jika mau melintas harus menyampaikan ke pos lantas di Jembatan Mahakam. Maka nanti akan di tutup arah yang dari dalam kota menuju ke Sebrang," kata Rachamd, Selasa (24/1), saat di lokasi kejadian. Ditambahkannya, gara-gara berpapasan dengan truk lain akibatnya menyengol penyangga maka buldozer tergelincir kekanan. Seharusnya tidak boleh melintas sebelum ada konfirmasi dari pos penjagaan. "Kami akan melakukan penyelidikan terkait insiden itu. Polisi akan mencari ada tidaknya pelanggaran prosedur yang oleh sopir dan petugas pengawal alat berat tersebut," pungkasnya. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...