Jangan Sampai Masyarakat Manja

2012-01-26  15:39:08

Balikpapan, Walikota Balikpapan Rizal Effendi, SE mengatakan saat ini pendidikan menjadi perhatian pemerintah dengan satu harapan semua anak Indonesia harus mengenyam pendidikan muali dari TK sampai Perguruan Tinggi (PT). Jadi banyak kemudahan diberikan pemerintah melalui Kementerian Pendidikan seperti buku-buku, fasilitas pendidikan, biaya pendidikan gratis. Bahkan termasuk sarana teknologi dan Informatika (TI), sampai ke daerah.
‘’Pendidikan memang menjadi perhatian pemerintah dengan harapan semua anak usia sekolah harus masuk sekolah sehingga tidak adaanak Indonesia yang buta huruf, semua harus berpendidikan, tidak hanya itu kini juga dituntut anak-anak harus bisa menguasai TI atau Teknologi Informatika yang terus berkembang sangat cepat sekali,’’ kata Rizal Effendi saat memberikan sambutan saat penyerahan Personal Computer, Notebook dan LCD kepada sekolah-sekolah menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Balikpapan, Kabupaten Penajam Pasder Utara (PPU) dan Kabupaten Tanah Gerogot, Rabu (25/1) di SMK Negeri 2 Balikpapan.
Didampingi Kepala SMK Negeri 2, Dra. Hj. Sahari Bunga, Kepala SMK Negeri 1, Drs. Muh. Usman dan sejumlah Kepala SMK lainnya mengatakan bantuan pemerintah dibidang pendidikan sangat luar biasa, namun ada problem yang akhirnya diperhadapkan kepada sekolah maupun pemerintah dan guru-guru, karena dengan biaya pendidikan gratis ternyata anak-anak yang kaya juga ikut menikmati fasilitas itu, anak-anak menjadi malas dan terus menuntut hak-hak mereka termasuk seragam sekolah sampai tas dan sepatu.
Biaya pendidikan gratis menjadi dambaan kita semua namun memunculkan masalah baru, kami sering menerima SMS dari masyarakat yang mengaku orang tua dari siswa dimana mereka bangga adanya biaya pendidikan gratis namun belakangan minta agar seragam, buku tulis dan alat-alat tulis lainnya sertta sepatu agar digratiskan dan itu ditunggu oleh anak-anak.
‘’Wah, ini yang muncul akibat dari adanya biaya pendidikan gratis ternyata dimanfaatkan oleh orang tertentu untuk meminta yang lebih besar lagi, dampaknya memang cukup merepotkan karena ternyata tidak hanya kami yang mendapatkan SMS itu, kepala sekolah dan guru-guru juga sama,’’ kata Rizal.
Dalam kesempatan itu, Kementerian Pendidikan Nasional dan Kebudayaan melalui Direktorat Pembinaan SMK menyerahkan fasilitas atau sarana teknologi informatika berupa 147 unit netbook, Personal Computer sebanyak 64 unit dan LCD sebanyak 26 unit untuk sekolah-sekolah kejuruan yang ada ditiga daerah masing-masing Balikpapan, PPU dan Gerogot.
Menurut Rizal, dengan bantuan peralatan pendidikan dibidang IT kiranya bisa digunakan dengan baik, tingkatkan pengetahun dan pendidikan melalui berbagai peralatan yang dibantu pemerintah pusat kesekolah-sekolah dan ajarkan anak-anak agar memiliki karakter yang baik, karena tanpa karakter yang bagus maka pendidikan di Indonesia akan kehilangan momentum seperti etika, disiplin dan rasa persaudaraan dan kebersamaan hilang.max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...