SMKN 2 Balikpapan Tetap Jalankan Program RSBI 2012-01-26 15:43:22
Balikpapan, Kepala SMK Negeri 2 (RSBI) Balikpapan, Dra. Siti Sahari Bunga, mengatakan pihaknya tidak terpengaruh dengan berbagai pemikiran terkait RSBI di SMK Negeri 2, program itu tetap dijalankan karena RSBI merupakan program pemerintah pusat dan bukan hanya pendidikan merupakan pilot projeck saja. ‘’RSBI itu memang menjadi impian semua sekolah, karena melalui program itu menunjukkan kalau sekolah tersebut memiliki kualitas istimewa sebab untuk ditunjuk sebagai RSBI sudah melalui tahapan dan penilaian yang dilakukan bukan oleh sekolah tapi oleh tim dari kementerian pendidikan selanjutnya ada pemberitahun ke Dinas Pendidikan Provinsi dan Kota Balikpapan, jadi RSBI tidak kami minta,’’ terangnya disela-sela penyerahan bantuan perangkat Teknologi dan Informatika (TI) kepada sejumlah SMK di Balikpapan, Kabupaten PPU dan Gerogot, Rabu (25/1) kemarin. ‘’Apapun hambatan yang kami hadapi tetap menjalankan program RSBI, apalagi Pak Walikota Rizal Effendi sudah menyatakan RSBI itu tetap ada, olehnya di SMK Negeri 2 program ini tetap jalan kendati tidak mendapatkan anggaran khusus unruk RSBi seperti tahun-tahun sebelum nya,’’ ujarnya. Dia mengatakan, untuk rakitan ratusan PC, Netbook/Komputer maupun LCD dilakukan oleh siswa-siswa kelas X atau Kelas 1 SMK Negeri 2 RSBI, mereka mampu mengerjakan perakitan peralatan TI hanya selama 20 menit/unit, ini menunjukkan kalau RSBI sudah mulai menunjukkan hasil bukan hanya lebel saja. Ditanya, sumber pembiayaan untuk kelas RSBI, Sahari Bunga mengatakan ada BOS dari pusat dan dari provinsi, jadi dana tidak selalu menjadi ukuran namun kita inginkan agar anak-anak yang sudah masuk RSBI benar-benar bisa memiliki keunggulan dibidang pelajaran tertentu, kalau dia itu memiliki keunggulan dibidang IT, maka dia harus diarahkan kebidang tersebut demikian dengan lainnya. Terkait ada kebijakan pemerintah soal bantuan biaya dari pihak ketiga atau orang tua murid, Sahari Bunga mengatakan kalau pemerintah sudah membuka kran kalau RSBI bisa minta bantuan dana dari orang tua siswa. Namun perlu diketahui tidak semua orang tua ekonominya bagus atau menengah keatas. "Kami hanya minta bantuan kepada orang tua siswa yang bersedia tentunya akan dipertanggung jawabkan penggunaan dana itu. Termasuk laporan kepada pemerintah kota melalui Dinas Pendidikan,"ungkapnya.max
|