Industri Telekomunikasi Siap Masuki Era Layanan Data

2012-01-27  20:21:38

Balikpapan, Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI) memprediksi tahun 2012 sebagai tahun layanan data. Operator seluler akan berupaya menghadirkan berbagai layanan nilai tambah/ Value Added Service (VAS) untuk mengkompensasi stagnannya pertumbuhan dalam layanan voice dan SMS.
Ketua ATSI Sarwoto Atmosutarno mengatakan Secara umum, ATSI mencatat bahwa selama tahun 2011, kendati secara persentase pertumbuhan cenderung stagnan, namun tetap terjadi pertumbuhan customer base pengguna selular Indonesia. Hingga akhir 2011, jumlah pelanggan selular di Indonesia mencapai lebih dari 250 juta. Dari jumlah pelanggan sebesar itu, kontribusi terbesar masih diberikan oleh pelanggan prabayar yang mencapai lebih dari 95 persen.
Jumlah pelanggan layanan data dan broadband juga meningkat signifkan dibanding periode yang sama pada tahun 2010. Rata-rata industri mencatat pertumbuhan lebih dari 100 persen pelanggan broadband yang hingga akhir tahun lalu jumlahnya berada dalam kisaran angka lebih dari 70 juta pelanggan.
Peningkatan jumlah pelanggan data ini diimbangi peningkatan jumlah Base Transceiver Station (BTS), baik untuk 2G maupun 3G. Hingga akhir tahun lalu terdapat lebih dari 97 ribu BTS dimana lebih dari 22 ribu diantaranya merupakan BTS 3G (node B). BTS ini tersebar di berbagai daerah dan melayani lebih dari 95 persen populasi rakyat Indonesia.
“Melihat kenyataan bahwa jumlah pelanggan yang melebihi jumlah penduduk, serta cakupan jaringan ke seluruh Indonesia, kami dapat mengatakan bahwa penetrasi industri telekomunikasi selular Indonesia hampir mencapai 100 persen, berhasil membuka akses telekomunikasi bagi rakyat Indonesia,” ungkapnya.
“Berbekal pencapaian selama tahun 2011 lalu, ATSI memandang tahun 2012 dengan optimistik dan memprediksi bahwa industri akan lebih memfokuskan diri kepada layanan broadband,” ujar Sarwoto. Untuk itu, maka ATSI mendorong operator seluler untuk mengembangkan berbagai inovasi layanan terkait data, atau Value Added Services,”tambahnya.
Fokus kepada peningkatan jumlah customer base akan mulai bergeser kepada peningkatan dalam penggunaan layanan, atau user base.
"Hal ini mutlak diperlukan jika industri selular ingin mempertahankan kontribusinya bagi perekonomian nasional dan menciptakan efek broadband economy,” lanjut Sarwoto.
ATSI sendiri senantiasa mendorong dan memberikan dukungan atas keberadaan industri kreatif yang sehat serta kokoh agar mampu melahirkan inovasi produk, aplikasi, dan konten bermanfaat sesuai kebutuhan masyarakat di era beyond telecommunications saat ini.*mid

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...