Pecat Jika Terbukti Dibunuh Anggota Polisi

2012-01-30  16:57:24

Balikpapan, Pengurus Pusat PPKRI melalui Korwil IV PPKRI Kalimantan Andi Agoes, SH meminta kepada Kapolri agar menindak tegas pelaku pemukulan yang mengakibatkan dua korban kakak beradik Faisal dan Budri M, Zein yang diduga mendapat perlakukan kasar didalam sel Polsek Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar) yang tewas bersamaan beberapa waktu lalu.
"Kalau benar kedua kakak beradik itu diperlkukan kasar selama dalam proses penyelidikan yang kemudian mengakibatkan keduanya tewas mengenaskan karena tubuh keduanya penuh dengan luka dan lebam disekujur tubuh, ini berarti ada pelakunya sebab tidak mungkin pelaku masyarakat sedangkan korban ada didalam sel Mapolsek Sijunjung,’’ kata Andi Agoes, yang masih berada di Jakarta membicarakan banyak hal berakitan dengan beragam tindakan anggota polisi terhadap masyarakat termasuk pelaku penghilangan dan penggantian barang bukti (BB) Sabu-sabu di Polres Nunukan, baru-baru ini.
Dia mengatakan, banyak kasus yang melibatkan anggota Polisi yang kemudian menjadi tuntutan warga masyarakat, termasuk kasus sabu-sabu di Polres Nunukan, dimana tersangka sudah dibekuk bersama BB tapi kemudian BB disimpan selanjutnya sebagian diambil dan sebagiannya digantikan dengan gula dan tawas, siapa pelakunya, memang belum terungkap secara khusus, namun tersangka Bribka Ag dan tiga rekannya serta mantan Kasat Narkoba Kompol BS, yang bertugas di Polres Nunukan kini ditahan di Mapolda Kaltim di Balikpapan.
‘’Coba, dua warga masyarakat kakak beradik bisa mati disel Mapolsek Sijunjung, meninggalnya juga bersamaan dan penderitaan juga sama, tubuh memar dan dokter Rumah Sakit juga menyatakan kalau keduanya meninggal akibat kekerasan yang terjadi, siapa pelakunya itu yang masih dalam pemeriksaan,’’ terang Andi Agoes.
 Masih menurut Andi Agoes, kasus-kasus yang melibatkan anggota polisi harus cepat ditangani, jangan sampai terkesan ada pembiaran, kalau ini sampai terjadi maka makin banyak masyarakat tidak percaya lagi polisi, coba lihat kasus di pelabuhan Sape, NTB, berkembang sangat cepat, kami ingin kasus-kasus seperti itu tidak sampai terjadi didaerah lain, olehnya diminta agar Kapolri dan petinggi polisi melihat ini kasus yang sangat mencemarkan nama baik korps baju coklat.
 ‘’Hari ini DPR-RI akan bertemu Kapolri masih kasus yang sama, kami ingin agar kasus itu benar-benar cepat disikapi dan mereka yang melakukan kekerasan dan mengakibatkan kakak beradik itu tewas menggenaskan harus tuntas, pelaku harus dipecat, itu tuntutan kami,’’ tambah Andi.
Seperti diketahui Komisi III DPR RI akan melakukan pemanggilan terhadap Kapolri Jenderal Timur Pradopo terkait kematian dua kakak beradik tahanan Mapolsek Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.max

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...