Oknum TNI Perkosa Siswi SMA Digebuk Warga2012-01-30 16:58:02
Balikpapan, Perbuatan asusila dilakukan oknum TNI berpangkat Serma berinisial TO (33) terhadap seorang pelajar SMA kelas X berinisial SP (16) warga Km 9 Karang Joang, Balikpapan Utara tentu tidak perlu di banggakan sebaliknya pelaku harus dikenakan sangsi cukup berat karena merusak citra korp disamping memalukan keluarga dan dirinya sendiri. Korban diduga kuat digagahi pelaku di kawasan Km 8, Balikpapan Utara, Rabu (25/1) malam, ini dipergoki langsung warga masyarakat kemudian memicuh keributan yang membuat pelaku harus melarikan diri dan bersembunyi sambil tiarap bak sedang latihan tempur. Korban yang masih tercatat sebagai salah satu pelajar kelas 1 SMA Negeri di kawasan Balikpapan Barat, kini mengalami trauma berat dan terus terlihat murung, sementara tersangka sudah ditahan di Markas Polisi Daerah Militer (POMDAM) VI Mulawarman untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya. Korban menceritakan dengan rinci insiden yang dialaminya sekitar pkl. 20.10 Wita (Rabu, 25/1), dimana sebelum diperkosa, korban baru saja mengantar saudaranya bekerja bermaksud akan pulang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio seorang diri dan melintas di kawasan Km 8, saat itu pelaku menguntit korban dari arah belakang lalu memepet motor korban. Aksi pelaku berawal dengan memaksa korban yang masih berada di atas motornya untuk turun, mengaku diancam paksa, korban dikeler menuju semak gelap sekira 200 meter dari jalan raya, dengan membekap mulut korban, pelaku menindih sembari melontarkan nada mengancam. ‘’Saya diancam dibunuh ketika itu,’’ ujar korban. Masih dalam kendali nafsu bejatnya, pria bertubuh tambun itu mulai beraksi, pelaku terus memaksa menyingkap rok kemudian berhasil menarik celana dalam korban dengan maksud untuk memperkosa korban. Aksi pelaku sendiri terhenti, setelah seorang warga yang sebelumnya sudah curiga dengan gerak gerik pelaku dan korban di tengah semak selanjutnya memergoki pelaku dan korban. Menurut pengakuan Rudi, saat dipergoki, korban dalam keadaan menangis, terlentang di tanah, sedangkan pelaku terlihat panik namun kemudian mengancam dengan kata-kata kalau dia itu aparat. "Saya tidak mundur sebaliknya motor pelaku saya tendang dan kunci kontak saya ambil," jelas Rudi. Masyarakat benar-benar geram selanjutnya membekuk pelaku dan menghujamkan pukulan bertubi-tubi karena pelaku sudah tidak bias kabur akibat dikepung warga, pelaku mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya, kalau tidak cepat mendapat pertolongan pelaku bisa saja meninggal ditempat. Usai membuat laporan di kantor polisi, korban langsung di visum di RSKD Balikpapan sekitar pukul 02.30 Wita, belum diketahui hasil dari proses visum yang dilakukan dokter, selama proses pemeriksaan korban diperiksa oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Balikpapan. "Pelaku kini sudah diserahkan ke Pomdam VI Mulawarman, Dan Pomdam VI Mulawarman Kol CPM Eddy Rate Muis mengatakan, saat ini TO sudah menjalani proses penahanan juga dalam proses penyidikan, sudah ada pelapor, kemudian tersangka sudah ditahan di Mapomdam," ujar Eddy Rate. Sementara itu, Komandan Kodim 0905 Balikpapan Letkol CZI Mustofa membenarkan perihal kejadian itu, dia mengatakan kasus ini akan ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku. "Kasusnya dan pelaku sudah kita laporkan ke Pangdam,"ujarnya.max
|