Bupati Upayakan Perbaikan dan Upgrade Proyektor Planetarium

2012-02-01  15:55:50

TENGGARONG, Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari mengatakan akan berupaya memperbaiki dan mengupgrade proyektor di Planetaruim Jagad Raya Tenggarong.
Bupati mengatakan itu setelah sendengar laporan pengelola obyek wahana pendidikan Planetarium Jagad Raya mengenai adanya kerusakan dan perlunya permbaharuan tampilan simulasi benda langit, yang disampaikan saat Bupati melakukan kunjungan ke Planetarium, Seni (30/1) lalu.
Perlu diketahui, sejak hampir sepuluh tahun berdiri, keberadaan Planetaruim Jagad Raya Tenggarong Kutai Kartanegara yang merupakan wahana pendidikan astronomi,  hingga saat ini masih menampilkan teater bintang atau alam semesta yang belum diperbaharui.
Tak hanya itu, beberapa lensa proyektor untuk menampilkan teater bintang tersebut juga mengalami kerusakan. Sehingga beberapa proyeksi benda langit ada yang tidak sesuai bentuk aslinya, bahkan beberapa benda langit ada yang tidak tampak akibat rusaknya lensa proyektor.
Padahal Planetarium Jagad Raya yang diresmikan Wapres Hamzah Haz pada 16 April 2003 silam, merupakan salah satu dari tiga simulasi langit di Indonesia. Lainnya yaitu Observatorium Jakarta dan Surabaya. Serta merupakan satu-satunya planetarium di Kalimantan.
Kepada rombongan Bupati yang berkunjung  sekaligus menyaksikan simulasi langit berdurasi 40 menit di Planetarium, Staf Informasi Planetarium Jagad raya Tenggarong, Desi dalam laporannya menyampaikan,
simulasi yang ditampilkan di Planetaruim itu sudah ketinggalan. "Seharusnya perlu diupgrade, dan ada beberapa lensa juga rusak," ujar Desi.
Sementara untuk memperbaiki serta mengupgrade proyektor, lanjut Desi, harus dilakukan oleh pembuat proyekor tersebut yaitu tim Carl Zeiss Jena dari Jerman.
Mendengar  penjelasan tersebut, Bupati mengatakan akan mengupayakan untuk memperbaiki dan mengupgrade proyektor dimaksud, dengan mendatangkan  tim ahli dari Jerman dimaksud.
Dalam kesempatan itu, pengelola Planetarium juga melaporkan mengenai tidak adanya sulpay listrik dari PLN ke Planetarium. Menurut pengelola,  sudah beberapa tahun terakhir tenaga listrik planetarium tidak tersambung dengan PLN. Sehingga mereka terpaksa harus menggunakan pembangkit listrik tenaga diesel untuk menghidupkan teater angkasa planetarium.
Untuk itu Bupati akan mengkoordinasikan dengan PLN serta pihak terkait lainnya agar planetarium bisa keluar dari permasalahan tersebut.
Bupati menegaskan keinginannya agar Planetarium tetap bisa menjadi kebanggaan, terutama untuk pendidikan dan tujuan wisata. "Untuk itu, semua pihak terkait harus mendukung," harapnya.
Dalam kunjungannya, Bupati didampingi Komandan Kodim 0906 Tenggarong Letkol Inf Dendi Suryadi, Asisten II Edy Damansyah, Kepala Disdik Hermawan, Kepala Bappeda Totok H Subroto, Kepala Kantor Pengelola Aset Daerah Bambang Arwanto, Kapala Dinas PU Didi Ramyadi dan Kabag Humas dan Protokol Sri Wahyuni serta pejabat lainnya. yd

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...