Tekan Kerusakan Ekosistem Dalam Pemanfaatan SDA 2012-02-01 15:57:43
TENGGARONG, Pemkab Kutai Kartanegara mengupayakan menekan terjadinya kerusakan ekosistem dalam pemanfaatan kekayaan sumber daya alam (SDA) yang dimiliki. Hal itu disampaikan Bupati Kukar Rita Widyasari dihadapan Wakil Presiden Kyoto Jepang bersama rombongan peserta seminar inovasi sosial dan teknis pemanfaatan sumber daya alam dan alumni Universitas Kyoto Jepang, di Pendopo Bupati, Minggu (29/1), lalu. Presiden Himpunan Alumni Kyoto Universitas (Haku) Indonesia Dr Jonathan Pongtuluran, mengatakan, rombongan Kyoto sendiri merasa bangga bisa datang ke Kukar yang memiliki kekayaan SDA. Menurutnya, Kukar sangat menarik untuk didatangi, dengan banyaknya sumber daya alam yang dimiliki sebagai bahan dalam melakukan penelitian dalam banyak sektor diantaranya pertanian, kehutanan, pertambangan, industri dan pariwisata. Dalam sambutannya Bupati Rita Widyasari mengatakan merupakan suatu kehormatan mendapatkan kunjungan dari Wakil Presiden Kyoto Jepang beserta rombongan dan alumni, dengan harapan agar menjadi langkah awal dalam menjajaki kerjasama dimasa akan datang. Terkait dengan sumber daya alam, dijelaskan bahwa Pemkab Kukar sangat peduli dengan pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya alam yang dimiliki ini agar benar – benar terarah dan tidak merusak ekosistem maupun kelestarian lingkungan hidup. Beberapa upaya yang dilakukan oleh Pemkab Kukar dalam pemanfaatan SDA diantaranya melakukan pendataan ulang terhadap ijin usaha tambang, melakukan inspeksi secara rutin terhadap perusahaan – perusahaan tambang, menyusun kebijakan daerah terkait dengan regulasi pemanfaatan SDM yang ramah lingkungan, lebih cermat dalam mengeluarkan ijin dan pengendalian intern terhadap aparat yang bertugas dibidang SDM. Sedangkan dari visi dan misi Gerbang Raja yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka menengah adalah pengembangan potensi pariwisata. “Program ini merupakan salah satu upaya kami dalam menciptakan sumber pendapatan selain SDA,” kata Bupati. Ia berharap dapat mempelajari dan mengadopsi berbagai kebijakan maupun penerapan pembangunan kebudayaan di Kyoto untuk diaplikasikan di Kukar. Selain itu, ia juga berharap semoga kunjungan dari peserta seminar di Kabupaten Kukar memperoleh manfaat dan turut memberikan solusi bagi pemanfaatan SDA yang lebih ramah lingkungan dan dilakukan dengan penuh tanggung jawab. yd
|