Optimalisasi Fungsi Agama Dalam Pembangunan Daerah2012-02-01 16:03:36
SAMARINDA,Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Polhukam Yudha Pranoto mengatakan, dalam mendukung pembangunan di daerah ternyata juga tidak lepas dari optimalisasi fungsi agama yang dilakukan seluruh umat beragama, khususnya umat kristiani di Samarinda dan di Kaltim pada umumnya.Kondisi tersebut terkait dengan peningkatan wawasan keagamaan yang dinamis, sehingga hasil yang diharapkan adalah optimalisasi fungsi agama sebagai landasan etik atau moral bagi pembangunan. ”Karena itu, perlunya peningkatan pemahaman dan perilaku keagamaan yang seimbang, moderat dan inklusif, mewujudkan keshalihan sosial sejalan dengan keshalihan ritual, peningkatan motivasi dan partisipasi umat beragama dalam pembangunan nasional dan perlunya peningkatan ketahanan umat beragama terhadap ekses negatif ideologi–ideologi dan gerakan trans nasional,” ujar Yudha Pranoto ketika menyampaikan sambutan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak dalam rangkaian perayaan Natal 2011 dan Tahun Baru 2012 yang digelar Yayasan Mulia Budi di Gedung Mulia Budi, Jalan Urif Sumohardjo, Senin (30/1) malam. Optimalisasi itu, kata Yudha, diharapkan perlu penguatan peran agama dalam pembentukan karakter dan peradaban bangsa. Hasil tersebut, lanjut dia, diharapkan adanya peningkatan kualitas pribadi umat beragama, peningkatan harkat dan martabat umat beragama dalam membangun jati diri bangsa, peningkatan peran umat beragama dalam membangun harmoni antar peradaban, penguatan peran lembaga sosial keagamaan dan peningkatan peran agama dalam pembangunan nasional. ”Dalam hubungan ini, saya meminta agar hal-hal tersebut juga mendapat perhatian umat Kristiani Kaltim dalam pembinaan kerukunan kehidupan beragamanya ke depan,” jelas Yudha. Sementara itu, Yudha menyebut, sebagai umat beragama patut bersyukur, karena suasana perayaan Natal di seluruh Kaltim berlangsung dalam suasana yang aman dan damai. Semua umat Kristiani dapat merayakannya dengan penuh suka-cita serta dalam keberkatan Tuhan Yang Maha Esa. ”Semoga momentum perayaan Natal yang diperingati malam ini dan Tahun Baru 2012 yang sudah dijalani hingga hari ke-30 ini, akan dapat lebih memotivasi dan menambah semangat umat Kristiani untuk membangun kehidupan beragama yang lebih baik lagi dengan memperkuat keimanan serta persatuan dan kesatuan bangsa,” harap Yudha. Sementara itu, Ketua I Yayasan Mulia Budi Handoko mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan Pemprov Kaltim, terutama Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, ketika November 2011 lalu telah merespon baik dan mendukung umat kristiani untuk mewujudkan pembangunan Kristen Center. ”Ini sebagai bukti bahwa Pemerintah Provinsi, terutama Bapak Gubernur tidak membeda-bedakan umat beragama di Kaltim. Apalagi di provinsi ini banyak sekali etnis suku dan agama, tapi dukungan beliau sangat nyata,” jelas Handoko. Selain itu, Ketua Panitia perayaan Natal 2011 dan syukuran Tahun 2012 Maxy Londong menyebut, perayaan ini bukanlah seremonial biasa, tapi ada mempunyai nilai plus yang dapat diambil dari pelaksanaan tersebut. Salah satunya, panitia memberikan bantuan sosial kepada Panti Asuhan dan Yayasan yang berhak menerima dan doorprize kepada undang yang hadir. ”Tujuan ini agar mempererat umat kristiani dengan masyarakat, sehingga tidak ada perbedaan antara umat beragama dalam memberikan bantuan sosial di daerah ini, khususnya di Samarinda,” jelas Maxy Londong.mar
|