Pemprov Kaltim Siap Koordinasi Dengan Bupati dan Walikota Soal Peningkatan Kemajuan Teknologi di Kaltim
2012-02-02 16:28:21
SAMARINDA,Menuju peningkatan kemajuan teknologi di Kaltim, sesuai dengan arahan Menteri Ristek Gusti Muhammad Hatta baru-baru ini, Pemprov Kaltim siap melakukan koordinasi dengan Bupati dan Walikota, terutama melakukan koordinasi dengan SKPD terkait dalam peningkatan kemajuan teknologi di Kaltim, baik bidang pertanian hingga pendidikan. Ketegasan tersebut disampaikan Kepala Balitbangda Kaltim Dr H Syarumsyah Asri ketika ditemui baru-baru ini di Kantor Balitbangda MT Haryono Samarinda. Peningatakan kemajuan teknologi ini, menurut Syarumsyah, jika berpotensi sangat besar di Kaltim dalam peningkatannya, tentu Pemprov Kaltim siap berjuang dalam mempersiapkan SDM-nya. “Insya Allah kita akan melakukan koordinasi tersebut dengan Bupati dan Walikota se-Kaltim, agar mengetahui sejauh mana kemajuan teknologi di masing-masing daerah dalam mendukung kemajuan potensi hasil masyarakat di daerah, seperti ternak dan pertanian,” ujar Syarumsyah Asri ketika ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini. Apalagi, lanjut dia, dalam perkembangan teknologi di Kaltim, terutama teknologi nuklir guna mendukung perkembangan hasil pertanian dan peternakan juga diharapkan dapat dikembangkan di Kaltim tentu akan dimanfaatkan dengan baik. “Jika memang berpotensi, saya pikir mengapa tidak, tentu Kaltim akan berjuang untuk mengembangkannya. Inilah yang saya harapkan ke depan, bahwa Balitbangda lah yang diharapkan mampu mengkoordinasikan hal itu, sehingga perkembangan dan kemajuan teknologi di Kaltim benar-benar terarah, termasuk perkembangan penelitinya,” jelas Syarumsyah. Melihat kondisi tersebut, menurut Syarumsyah, diharapkan seluruh pihak dapat memberikan kepercayaan kepada Balitbangda untuk mengaturnya. Sebab, kata dia, sesuai arahan Menristek, Balitbangda di masing-masing provinsi bertanggungjawab dalam perkembangan kemajuan teknologi tersebut, terutama perkembangan kemajuan peneliti di daerah. “Karenanya, Balitbangda lah yang bertanggungjawab untuk mengkoordinasikan kelitbangan yang berada di provinsi ini. Jangan jalan sendiri-sendiri,” harap Syarumsyah. Selain itu, kata Syarumsyah, dalam peningkatan kemajuan teknologi di daerah bukan Balitbangda saja yang harus melaksanakan program tersebut. Sebab, kemajuan itu harus didukung dengan tiga komponen yang ada di daerah, misalnya akademisi, swasta dan pemerintah. “Inilah yang diharapkan Badan Litbang. Misalnya, peran dosen sebagai akademisi dapat mendukung, terutama dari keilmuannya untuk kemajuan penelitian pembangunan di daerah. Kemudian pihak swasta yang diharapkan dapat memanfaatkan hasil dari perkembangan teknologi tersebut dan peran Pemerintah Daerah dalam memberikan regulasi-regulasi perijinan dan administrasi pengembangan teknologi tersebut. Harapan kami, masyarakat di Kaltim dapat merasakan manfaat yang dilakukan itu,” pungkas Syarumsyah.mar
|