Anggar Kaltim akan Kontrak Pelatih Ukraina2012-02-02 16:30:14
SAMARINDA, Pengurus Provinsi IKASI Kalimantan Timur berencana mengontrak pelatih Ukraina Maksim Petrov, untuk persiapan atlet anggar Kaltim menuju PON XVIII 2012 di Riau. "Kami ingin melihat hasilnya dulu, pelatih asing tersebut mempersiapkan timnas untuk pra- Olimpic Games, kalau memang bagus maka kita akan kontrak untuk persiapan atlet kita menuju PON 2012," terang Sekum IKASI Kaltim, Muslimin di Samarinda, Rabu. Dikatakan Muslimin, pihaknya mudah memantau pelatih Ukraina tersebut mengingat, tim nasional anggar khususnya untuk nomor senjata floret nantinya dilatih Maksim di Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. "Persiapan pra Olimpic ini kita bagi di tiga daerah yakni Kaltim untuk nomor Floret, Sulsel untuk nomor degen dan Sumsel untuk nomor sabel," Jelas Muslimin. Pelaksanaan program latihan timnas di Kaltim, di jadwalkan pada awal bulan Februari hingga April 2012, ditangani langsung oleh pelatih anggar asal Ukraina Maksim Petrov. "Makanya kami berencana memperpanjang kontrak pelatih Ukraina tersebut untuk tim PON Kaltim, setelah usainya kontrak di timnas, itupun masih dengan pertimbangan dan evaluasi," papar Muslimin. Alasan Muslimin, memperpanjang kontrak pelatih tersebut, karena selain menangani dua atlet timnas persiapan pra-Olimpic Riski Hafidz ( Kaltim) dan Ferdiana (Kalbar), pelatih Ukraina tersebut juga dimanfaatkan oleh pengprov IKASI Kaltim untuk memberikan materi latihan kepada atlet Kaltim yang disiapkan menuju PON 2012 di Riau. Sebab, lanjut Muslimin atlet PON Kaltim juga akan diberangkatkan mengikuti pra-Olimpic khususnya untuk kategori kadet dan Junior, dalam rangka pelaksanaan "Try Out" untuk persiapan PON 2012. "Kami memang sudah melakukan koordinasi dengan PB IKASI, terkait pelatih asing ini, makanya kehadiran mereka kita optimalkan dengan sebaik-baiknya dengan mensinergikan program nasional dan program persiapan kami menuju PON 2012," jelas dia. Kehadiran pelatih asing tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab kami selama berada di Kaltim, meliputi akomodasi konsumsi dan transportasi, dan PB yang membayarkan kontrak serta gaji mereka.at
|