Puluhan Tokoh Masyarakat Marangkayu Datangi DPRD KukarPertanyakan Soal Alokasi APBD
2012-02-02 16:36:05
TENGGARONG, Puluhan tokoh masyarakat dari Kecamatan Marangkayu, yang dipimpin langsung oleh Camat Rekson Simanjuntak, Rabu (2/2) siang kemarin mendatangi kantor DPRD Kukar. Kedatangan para kepala desa, ketua BPD se-Marangkayu tersebut ingin mempertanyakan alokasi anggaran pembangunan untuk kecamatan di 2012 ini yang pada pelaksanaanya tidak sesuai harapan yang diinginkan. Rombongan para tokoh masyarakat tersebut diterima langsung Ketua DPRD Kukar Awang Yacoub Luthman, diruang kerjanya. Ada beberapa hal penting yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, seperti halnya yang disampaikan Zainudin tokoh masyarakat Marangkayu. Menurut dia, alokasi anggaran pembangunan untuk kecamatan Marangkayu pada 2012 ini sangatlah minim sekali.”Kami kesini, selain ingin bersilaturahmi dengan anggota dewan, juga ingin mempertanyakan masalah alokasi anggaran pembangunan untuk di Marangkayu 2012 yang ternyata sangatlah minim dan tak sesuai dengan hasil musrenbangdes dan kecamatan,” kata Zainudin. Hal penegasan juga disampaikan Camat Rekson Simanjuntak. Bahwa alokasi anggaran pembangunan di Marangkayu 2012 ini sangatlah minim yang tentu saja akan tidak menimbulkan konsistensi pemerintah Kukar dalam hal pemerataan pembangunan, yang seharusnya pembangunan kecamatan menjadi skala prioritas untuk dilakukan.“Kami berharap, dewan dapat memperjuangkan hal ini,” tandasnya. Sementara itu beberapa kepala desa dan ketua BPD juga menyampaikan unek uneknya.”Percuma kita melakukan musrengbangdes dan kecamatan jika hasil item program kegiatannya tidak masuk dan berbeda di APBD,” katanya. Ketua DPRD Kukar H Awang Yacoub Luthman dalam kesempatan itu menegaskan, kalau pihaknya bersama komisi DPRD Kukar yang membidangi pembangunan akan segera turun ke Marangkayu untuk melakukan dialog bersama dengan masyarakat. Sejumlah pejabat dilingkungan pemkab Kukar juga akan diajak untuk ikut bersama sama mengikuti pertemuan dengan masyarakat di Marangkayu. “Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Marangkayu juga akan kita hadirkan, karena mereka juga berkepentingan dengan masyarakat. Jika tidak mau hadir, maka kami nantinya juga akan mengambil tindakan. Selain itu, anggota dewan provinsi dan pusat yang memiliki kepentingan di Kukar juga nantinya kita minta hadir.” kata Awang. Awang menegaskan, bahwa hasil pertemuan nantinya akan diperjuangkan dalam anggaran perubahan 2012. Oleh karena desa diminta untuk mengusulkan anggaran prioritas yang bisa dituntaskan pada anggaran perubahan 2012 mendatang.awi
|