Satpol PP Pantau PKL Setiap HariMasih Banyak PKL yang melanggar
2012-02-02 16:48:35
SAMARINDA, Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) asongan di kawasan tepi Sungai Mahakam, Jl Gadjah Mada, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda Kota, rupanya benar-benar membuat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda geram. Bagaimana tidak, walau sudah berulangkali ditertibkan bahkan diangkut dan dikenai sanksi, PKL asongan yang berjualan buah keliling itu, tetap tidak mengindahkan teguran Satpol PP. Bahkan saat dipindahkan ke dalam areal pasar, PKL tetap saja berjualan di pinggir jalan umum, tepatnya di atas trotoar pejalan kaki. Maraknya PKL asongan di kawasan tersebut, berdampak pada tampilan Kota Tepian yang buruk. Padahal sejak awal 2012 lalu, Satpol PP telah menentukan jika di sepanjang kawasan tepi Sungai Mahakam, masuk dalam zona bebas PKL. Bahkan jauh hari sebelumnya Satpol PP sudah memberikan imbauan dan melakukan pendekatan agar PKL pindah ke tempat berjualan yang telah disediakan. Kepala Satpol PP Kota Samarinda Ruskan mengatakan, anggota Satpol PP setiap pagi melakukan pengawasan di lapangan untuk memastikan tidak ada lagi PKL asongan berjualan di kawasan tersebut. "Kami sudah menyampaikan sejak jauh hari sebelumnya jangan menjadikan kawasan tersebut sebagai tempat berjualan. Masih aja ada pedagang yang nekat berjualan di kawasan tersebut, makanya kami tidak akan segan mengambil tindakan sebab sebelumnya sudah diperingati," kata Ruskan, Rabu (1/2). Para pedagang ini pasalnya sudah beberapa kali dilakukan penertiban Satpol PP dan memindahkan PKL asongan tersebut ke tempat lainnya, yang memang diperuntukkan sebagai tempat berdagang. "Kami berharap pedagang mau mengerti dan pindah ke lokasi bejualan yang lebih layak dan sudah disediakan jangan sampai berjualan di kawasan yang jelas-jelas dilarang," tandasnya. aon
|