Bupati: Jangan Merasa Berhak Miliki JabatanTunjukan Kinerja Sebaik-baiknya
2012-02-05 16:30:46
TENGGARONG, Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari mengingatkan pejabat agar jangan pernah merasa berhak memiliki sebuat jabatan, karena jabatan merupakan amanah yang setiap saat bisa saja ditarik kembali jika tidak dijalankan dengan baik. “Jangan pernah merasa memiliki sebuah jabatan, karena jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan sebaik-baiknya” kata Bupati saat memberikan arahan setelah melantik 229 pejabat stuktural di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kukar, Rabu(1/2) di Pendopo Odah Etam Tenggarong. Bupati juga meminta kepada para pejabat dan pegawai untuk menjalankan pekerjaan dengan sungguh-sungguh sesuai dengan tupoksi. "Jabatan itu tak mutlak dimiliki seseorang dan bisa sewaktu-waktu dicabut," tegasnya. Menurut Bupati, dirinya pun tak pernah merasa akan menjadi bupati terus-menerus, ia yakin bahwa suatu saat ia tak akan menjadi bupati karena jabatan itu bukan mutlak dimiliki seseorang. "Tetapi selagi saya menjadi Bupati Kukar, saya akan menjalankan amanah masyarakat dengan sebaik-baiknya sesuai dengan impian masyarakat, akan berusaha memimpin dengan sebaik-baiknya untuk memperbaiki Kukar yang saat ini sedang banyak dilanda masalah," janji Bupati seraya mengajak team worknya untuk sama-sama membangun Kukar. Dengan mutasi, ia mencoba menguatkan dan memperlihatkan kemampuan untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat. “Mutasi ini hanya pertukaran saja, untuk membentuk citra yang diinginkan masyarakat,” tambahnya. Lanjut Bupati, banyak staf ahli yang menjadi pejabat dan banyak pula pejabat yang menjadi staf ahli, hal ini merupakan pertukaran yang pasti akan terjadi karena evaluasi bukan hanya dari dirinya saja tetapi evaluasi juga dilihat dari bagian keuangan, kinerja, kedisiplinan dan banyak hal yang dilihat dan dinilai. Selain itu, ia juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada esselon III yang dipromosikan menjadi eselon II. “Saya bangga dan suka kepada orang-orang yang bisa mengambil pekerjaannya tanpa menilainya dengan uang,” ungkapnya. Karena menurutnya, pekerjaan bisa dilakukan tanpa harus ada anggaran tetapi karena memiliki tanggung jawab sebagai seorang pegawai. Sebagai seorang pegawai, kata Bupati, harus memiliki kinerja dan tanggung jawab yang tinggi dengan pekerjaannya. "Jangan karena masalah anggaran pekerjaan terbengkalai," ujarnya. Bupati pun mengakui sangat tak menyukai orang-orang yang hanya mementingkan anggaran tetapi mengabaikan pekerjaannya. Dalam kesempatannya, Bupati juga berterimakasih kepada pejabat yang memberi kontribusi pada jabatan sebelumnya dan ia berharap dijabatan yang baru dapat beradaptasi dengan baik.“Secepat apapun adaptasi yang terbaik adalah bagaimana kita memahami lingkungan kerja dan lingkungan kerja memahami kita,” tambahnya. Bupati minta kepada semua yang dilantik menerima dengan lapang dada dan ia meminta kepada seluruh SKPD untuk menjadi team work guna membangun Kukar. Selain itu Bupati juga berpesan agar sampaikan segala sesuatunya kepadanya. “Saya sangat terbuka dengan siapa saja dan menerima informasi apapun dengan menyaring satu persatu dari informasi tersebut,” ungkapnya. Ia juga berharap mutasi ini menjadi langkah awal yang baik karena tragedi di Kukar banyak sekali, jangan sampai ada lagi dan ia ingin ada perbaikan di Kukar dengan WDP tahun ini dan ditahun 2013 WTP dapat diraih. (hmp09)
|