Kebutuhan Beras Meningkat Peluang RPU2012-02-06 21:21:35
TENGGARONG, Direktur Utama Perusahaan Daerah (Perusda) Tunggang Parangan Kutai Kartanegara, Erwinsyah mengatakan terjadinya peningkatan kebutuhan beras Kaltim merupakan peluang bagi pengembangan usaha Rice Processing Unit (RPU) yang merupakan unit usaha Prusda Tunggang Parangan. Erwinsyah saat pelantikan Ir M Syahran Kepala RPU Kukar beberapa hari lalu mengatakan, produksi padi Kaltim mengalami peningkatan sejak 2009 hingga Mei 2011. Peningkatan terjadi karena adanya gairah petani menanam padi, seiring dengan membaiknya harga gabah dan beras. Dan berdasarkan data 2010 luas lahan persawahan Kaltim mencapai 149.797 Ha dengan produksi sebanyak 588.877 ton gabah kering giling (GKG) atau setara 377.390 ton beras. Sementara, lanjut Erwinsyah, kebutuhan beras masyarakat Kaltim masih ditahun yang sama (2010, red) mencapai 472.568 ton, maka masih terjadi defisit atau kekurangan 95.178 ton beras. "Kurangnya beras ini karena pertumbuhan penduduk Kaltim yang tinggi melebihi produksi padi, dan harga beras yang semakin membaik serta gairah petani untuk menanam padi," ujarnya. Menurut Erwinsyah, gambaran diatas merupakan peluang usaha bagi keberadaan unit usaha RPU di Perusda Tunggang Parangan, karena RPU memiliki tehnologi yang canggih dengan kapasitas terpasang untuk pengeringan (drying part) sebesar 4 ton/jam dan penggilingan (milling part) sebesar 5 ton/jam. Menghasilkan beras berkualitas tinggi yang sangat diminati di pasaran dengan 4 jenis beras dihasilkan dari gabah yang sama yaitu beras biasa, beras pandan wangi, beras strawberry dan beras brilian. Lebih lanjut dijelaskan, produksi dari unit ini mampu pula menghasilkan beras yang lebih pulen dikarenakan teknologi RPU Kukar yang bisa menurunkan kandungan air yang ada dibutiran gabah hingga mencapai di bawah 10 persen. Untuk diketahui, RPU Kukar sempat tidak beroperasi hingga 2007 silam atau lebih kurang empat tahun vakum. Baru pada kepemimpinan Bupati Kukar Rita Widyasari melalui Perusda Tunggang Parangan, RPU kembali dioperasikan untuk memproduksi beras sejak 5 Mei 2011 lalu. yd
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...