Dinsos Mesti Berperan Berantas Gepeng2012-02-06 22:06:16
SAMARINDA,Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Samarinda tak pernah berhenti melakukan penertiban sebagai penegak perda di Samarinda, khususnya terhadap gelandangan dan pengemis (Gepeng) serta anak jalanan (anjal) yang menjamur di kota. Namun kendalanya adalah tindak lanjut setelah penertiban tersebut. Harusnya ada karantina dan pembinaan sehingga ada efek jera bagi mereka yang terjaring razia. "Selama ini mereka kami tertibkan, diinapkan selama 24 jam di pos, setelah itu mereka lepas sebab tidak adanya kerja sama antara Dinsos yang dimana lokasi penampungan para warga yang terjaring. Akhirnya mereka kembali melakukan aktivitasnya di jalan seperti semula," kata Kepala Satpol PP Samarinda, Kompol Ruskan, Minggu (5/2), saat dikonfirmasi Poskota Kaltim. Menurut Ruskan, pemberantasan terhadap gepeng dan anjal selama ini memang belum maksimal. Sehingga tidak ada efek jera bagi mereka. Seharusnya Dinsos dalam hal ini mereka yang terjaring dikarantina selama beberapa bulan selanjutnya diberikan pembinaan serta keterampilan. Sehingga ketika mereka keluar nanti dapat memulai hidup dengan kebiasaan baru tidak menjadi pengemis lagi. "Mereka lebih suka dengan pekerjaan meminta-minta. Inilah penyakit sosial yang memang tidak gampang menghentikan mereka," katanya. Padahal hampir setiap razia selalu tertangkap beberapa Gepeng dan Anjal. Seperti halnya razia yang dilakukan Kamis (2/2) lalu. 2 pengemis dan 3 anjal diamankan ketika sedang beraksi di jalan. aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...