Produksi Sawit Kaltim Alami Peningkatan

2012-04-01 19:32:06

2012-04-01  19:32:51

SAMARINDA, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim Ir Etnawati, menjelaskan perkembangan produksi tanaman kelapa sawit di provinsi Kaltim terus mengalami peningkatan dari 3.054.707 ton (3,05 ton) pada 2010 menjadi 3.465.426  ton (3,46 ton) atau terjadi peningkatan produksi sebesar 6,35 persen.
"Perkembangan produksi tanaman sawit didasari pada peningkatan produktivitas sawit dari 13.924 kilogram per hektare pada 2010  menjadi 14.450 kilogram per hektare pada tahun lalu atau meningkat sekitar 3,77 persen,” kata  Etnawati kepada Poskota Kaltim, beberapa hari lalu.
Menurut Etnawati, pertambahan luas areal perkebunan dan produksi kelapa sawit akan membawa konsekuensi  terhadap pembangunan pabrik pengolahan atau  Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan asumsi setiap 200 hektar kebun memerlukan PKS yang mampu mengolah satu ton tandan buah segar (TBS) perjam.Maka  pada 2015 diperkirakan dibutuhkan sebanyak 100 hingga 150 unit PKS dengan kemampuan pengolahan atau kapasitas produksi 30-60 ton TBS perjam. Sehingga keberadaan dan kemampuan produksi PKS ini akan mendorong tumbuhnya industri hilir berbasis Crude Palm Oil (CPO).
"Karenanya, percepatan pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Maloy di Kabupaten Kutai Timur menjadi kahrusan , terutama sebagai upaya antisipasi terjadinya lonjakan produksi sawit sekaligus untuk mendukung ekspor CPO Kaltim dan wilayah Kalimantan lainnya,"ujarnya.
Apalagi, lanjutnya, perkembangan pasar dunia khususnya mengenai kebutuhan dan harga CPO yang terus meningkat. Berdasarkan hasil data yang diperoleh Disbun Kaltim mengenai harga CPO  mengalami keniakan dari 773 Amerika per metric ton pada 2010 menjadi 1.162,5 Dollar Amerika per metric ton pada 2011.
“Optimis semakin terbukanya peluang pasar dunia yang potensial untuk ekspor CPO kita. Terutama untuk negara-negara Asia bahkan Afrika, Timur Tengah, China dan India serta Banglades. Berdasarkan statistik Bank Indonesia 2012 untuk ekspor CPO  pada 2011 telah menunjukkan kenaikan angka dengan volume 892,96  juta ton senilai 1,05 juta Dollar Amerika didasarkan angka Free On Board (FBO),”tandasnya.    
Etnawati  menambahkan,  peningkatan produktivitas terjadi juga pada komoditi perkebunan lainnya. Seperti tanaman Karet yang memiliki luas areal mencapai 84.367 hektare  mencapai produksi rata-rata 500 hingga 1.398 kilogram per hektare. Kakao yang terdapat luas areal 29.801 hektare mampu berproduksi 1.203 kilogram per hektar.
"Untuk kebun Lada seluas 11.149 hektar memiliki produktivitas sekitar 631 kilogram perhektare dan Kelapa Dalam seluas 30.250 hektar kemampuan produksi rata-rata 1.050 kilogram perhektar,"pungkas Etnawati.mar

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

Senin 27 Oktober 2014
Senin 27 Oktober 2014
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 2481 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...