Buaya Ganas Dievakuasi2012-07-16 08:13:31
SAMARINDA, Sungai Mahakam ternyata banyak menyimpan misteri. Selain dikenal sebagai sungai yang memiliki kedalaman hingga mencapai 70 meter ini, sungai yang membelah pulau Kaltim ini ternyata masih menjadi tempat hidup hewan predator seperti buaya. Seekor buaya ganas berhasil dievakuasi tim pencipta Reptim dari Samarinda Mini Zoo belum lama ini. Buaya dengan panjang 5 meter dengan lebar 90 cm ini diperkirakan berumur 14 tahun sempat mengamuk saat akan dipindahkan. Setelah terjebak bertahun-tahun ditempat pembuangan sampah di sebuah pabrik pembuatan kapal di Loa Bakung Samarinda, buaya muara yang awalnya hanya berukuran 2 meter kini telah mencapai 5 meter. Buaya itu diduga terjebak saat naik ke darat disekitar galangan kapal di Loa Bakung. Karena tidak berani memindahkan, buaya terjebak itu kemudian ditutup kayu hingga saat ini. Awalnya, buaya itu hanya jadi mainan pekerja di galangan. Seiring bentuk tubuh yang terus membesar buaya itu terpaksa dipindahkan ke tempat yang layak. Proses pemindahan berjalan dramatis. Binatang yang dikenal sebagai predator ini mengamuk didalam kandang yang selama ini mengurungnya. Perlu waktu lama bagi petugas dari pecinta binatang untuk membuat binatang buas ini takluk. Baru sekitar 1,5 jam buaya muara dengan panjang 5 meter lebar 90 cm ini dapat diatasi. Buaya akhirnya dapat dilumpuhkan setelah moncong buaya dapat diikat, buaya kemudian diangkut menggunakan sebuah mobil terbuka untuk dibawa ke Samarinda Mini Zoo, tempat para pecinta retil menyimpan hewan peliharaanya. Ditempat itu dipastikan hewan melata ini dapat hidup layak karena tidak akan dikandangkan seperti saat berada di galangan kapal. Selain itu, suapan gizi dan makanan akan lebih terjamin. "Buaya ini kami amankan agar tidak mengganggu masyarakat sekitar," kata Boim pengelola Samaridna Mini Zoo. Apalagi lanjutnya yang namanya buaya semakin tua bukan semakin lemah namun semakin ganas. Sementara itu warga sekitar mengakui bahwa sungai mahakam didaerah mereka memang banyak dihuni buaya ganas, akibatnya banyak warga yang takut mandi di sungai. "Saya sejak mengetahui ada buaya yang terjebak didaerah itu menjadi takut untuk mandi di sungai, apalagi saat mengetahui buaya itu sudah besar kami menjadi tambah was-was sapa tahu lepas," kata Ida. Setelah menempuh perjalanan 2 jam akhirnya buaya muara ini akhirnya dilepaskan di sebuah kandang yang didesain mirip habitat aslinya. M4n
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...