Uji Sampel Dilakukan Sejak 2006

Ikan Kolam Eks Tambang Layak Konsumsi

2010-08-12  09:18:40

TENGGARONG- Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kutai Kartanegara, M Syahran menegaskan pihaknya sudah melakukan uji sampel sebelum membina petani budidaya ikan keramba yang memanfaatkan kolam eks tambang. Syahran mengatakan, uji sampel dilakukan sejak tahun 2006.
Saat itu, uji sampel dilakukan di kolam eks tambang batu bara wilayah L II Tenggarong Seberang. Uji itu dilakukan untuk mengetahui apakah budidaya kolam eks tambang bisa dilakukan dan dikembangkan serta apakah ikannya layak untuk dikonsumsi.
Hasil analisis dari sampel yang dikirim ke Laboratorium Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman saat itu menunjukan, bahwa untuk tiga sampel yang diambil, yakni jenis ikan mas, ikan nila dan ikan seluang, dimana pada ketiga jenis ikan yang diambil dari kolam eks tambang tersebut dinyatakan tidak terdeteksi adanya kandungan logam berat seperti Raksa (Hg) juga Arsen (As).
"Pengujian sudah kita lakukan sejak tahun 2006 pada lokasi kolam eks tambang di Tenggarong Seberang. Hasilnya pada daging ikan yang hidup di kolam eks tambang itu tidak mengandung logam berat. Artinya. ikan itu layak konsumsi," kata Syahran.
Pada kasus kematian ikan keramba di kolam eks tambang KM 14, Senin (9/8) lalu DKP kembali melakukan pengujian dengan melibatkan pakar budidaya perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Univertitas Mulawarman. Hasilnya, kadar udara terlarut dalam air (DO) yang tidak memungkinkan ikan untuk bertahan hidup, sehingga terjadi kematian ikan dalam jumlah besar.
Penyebab kadar udara terlarut dalam air itu menurun, salahsatunya disebabkan naiknya air dasar kolam yang sudah terkontaminasi oleh pembusukan sisa pakan ikan yang mengendap di dasar kolam. Pembusukan sisa pakan ikan padat protein dalam waktu lama hingga bertahun-tahun itu menciptakan NH3 yang bersaifat racun bagi ikan karena menghabiskan udara yang terlarut dalam air. Hal itu lazim terjadi pada keramba di kolam yang airnya tidak berarus. Selain itu juga disebabkan pembusukan tumbuhan air yang ada di dasar kolam, dan tumbuhan dalam air tersebut juga menyedot banyak oksigen dalam air sehingga air tidak mampu menyediakan oksigen yang cukup untuk kebutuhan ikan di sekitarnya.
Hasil pengujian di koilam eks tambang Km 14 tersebut  juga menunjukan tidak ada kandungan logam berat yang bisa berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi manusia.
Dengan hasil pengujian tersebut, Sayhran kembali menyatakan bahwa ikan keramba di kolam eks tambang, khususnya yang sudah melalui pengujian layak konsumsi.
"Kami membuktikan hal ini sesuai fakta hasil pengujian. Karena memang tidak berbahaya untuk dikonsumsi, maka kami ingin masyarakat mengetahuinya. Agar masyarakat tidak ada rasa takut mengkonsumsi ikan kolam eks tambang," ungkap Syahran.
Menurut Syahran, pembuktian itu sangat penting, karena menyangkut masa depan usaha petani keramba kolam eks tambang. Kalau tidak dibuktikan dengan fakta dan data, kata Syahran maka masyarakat tidak berani mengkonsumsi ikan kolam eks tambang dan itu tentu akan mematikan usaha keramba kolam eks tambang yang saat ini sedang giatnya dilakukan masyarakat.
"Sekali lagi saya tegaskan, untuk pembinaan usaha keramba kolam eks tambang ini, kami melibatkan para pakar dan ahli pada bidang tersebut dan untuk pengujian kelayakan ikan yang diproduksi untuk dikonsumsi masyarakat, pengujian itu sudah kami lakukan sejak kami mulai membina petani keramba kolam eks tambang sejak 2006 lalu," ungkap Syahran.
Sebenarnya, lanjut Syahran, DKP selaku pembina ingin masyarakat memanfaatkan kolam eks tambang itu untuk peningkatan ekonomi masyarakat bidang budidaya. "Kalau memang kita memiliki potensi itu, kenapa tidak kita manfaatkan ketimbang harus membangun kolam yang tentu butuh biaya," ujar Syahran. Yang perlu juga diketahui, tidak semua kolam eks tambang diminta masyarakat untuk budidaya ikan keramba.
Hal itu disampaikan terkait dengan penegasan soal kewajiban perusahaan untuk mereklamasi kembali kolam-kolam bekas galian tambang yang dilakukan perusahaan. yd

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...