Kembangkan Tanaman Sayuran dan HoltikulturaMenuju Swasembada Sayuran dan Buah 2010-08-13 13:41:40
KABUPATEN Kutai Kartanegara melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan berupaya mengembangkan tanaman sayuran dan buah (holtikultura) semusim melalui demplot (percontohan) pada lahan kelompok tani Pringgondani Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang. Demplot tersebut dilakukan demi mendorong petani menuju swasembada sayuran dan buah serta memajukan sentra pangan di Kutai Kartanegara. Demplot juga bertujuan agar para petani khususnya yang ada di Tenggarong Seberang dan sekitarnya atau masyarakat petani penggemar sayuran dapat lebih tertarik mengembangkan tanaman sayuran dan buah yang di kelola secara modern dan profesional karena akan sangat menguntungkan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani. Belum lama ini, panen perdana dilakukan di lahan demplot yang dihadiri Wakil Bupati Kutai Kartanegara Gufron Yusuf. Dalam kesempatan itu Gufron Yusuf mengatakan, panen perdana demplot tanaman sayuran dan buah semusim sebanyak 29 varietas di kelompok tani Pringgondani itu merupakan wujud lain dari sebuah pola budidaya pertanian dengan menggunakan lahan percontohan sebagai media usaha tani. Dijelaskan, pola demplot yang biasa dikenal dalam budidaya pertanian dilakukan dalam rangka mencapai optimalisasi hasil produksi pertanian melalui plot-plot percontohan. Dari hasil-hasil ini tentunya dapat dilihat untuk kemudian dibandingkan bagaimana hasil budidaya sebuah komoditi pertanian yang diusahakan melalui plot-plot percontohan dengan pola budidaya secara konvensional/tradisional. Menurutnya, budidaya pertanian dengan plot percontohan umumnya memberikan hasil yang lebih nyata, baik secara kualitas atau mutu produksi maupun kuantititas atau tingkat produksi. Hal ini tidak lain karena budidaya dengan demplot umumnya diusahakan secara optimal dengan penggunaan bibit unggul, pengairan, pemupukan, pemberantasan hama penyakit dan penggunaan inovasi teknologi modern. Lanjut Ghufron Yusuf, melalui budidaya demplot dapat menjadi sebuah upaya yang baik sebagai pembelajaran bagi para petani tentang bagaimana cara berusaha tani dengan baik dan benar. Sistem ini juga dapat menjadi contoh kepada para petani bahwa apabila diusahakan dengan maksimal demplot akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani secara umum. Artinya, tambah Ghufron, kalau inggin berhasil petani harus berusaha maksimal sebagaimana perlakuan tanaman pada lahan demplot. INSPIRASI Sementara Sekretaris Distan Kukar, Hermawan Darus mengatakan keberhasilan demplot dimaksud berkat peran aktif petani yang mengelola, dimana keberhasilan demplot tersebut dapat menjadi inspirasi bagi para petani yang lain. Hermawan Darus juga mengatakan, Distan yang menjadi fasilitator saat ini tengah berusaha mengembangkan tanaman sayuran dan holtikultura yang dikelola secara moderen dan profesionalisme agar lebih ekonomis dan dapat meningkatkan pendapatan petani. Dia menjelaskan, untuk demplot, persiapan lahan harus dilakukan agar dapat menghasilkan tanah yang baik sehingga dapat di gunakan semaksimal mungkin dan harus menggunakan varietas yang memiliki komoditas atau nilai jual tinggi. Diharapkan, petani dapat memberikan perlakuan yang baik dan benar terhadap lahan yang digarap sebagaimana perlakuan terhadap lahan demplot, sehingga hasilnya pun akan memuaskan dan tentunya hal itu akan meningkatkan hasil produksi, baik segi mutu maupun kualitas produksi. Dengan peningkatan hasil komoditi yang berkualitas dan bermutu, tentu sangat membantu mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat petani. Hal itu juga akan sangat menunjang percepatan pencapaian salah satu program prioritas Gerbang Raja, yakni takyat yang sejahtera. (adv)
|