Polisi Awasi Antrean BBM di Samarinda2010-08-13 13:53:59
SAMARINDA-Menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Samarinda, aparat kepolisian Samarinda akan menempatkan anggotanya disetiap Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU). Tujuannya, untuk mengamankan antrean pengisian BBM. Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Poltabes Samarinda, Komisaris Polisi Akhmad Yusef Gunawan Poskota Kaltim, Kamis (12/8) mengtatakan bahwa pengamanan antrian di sejumlah SPBU itu akan mulai diberlakukan Senin pekan depan. "Kami akan menyiagakan 2 personil di setiap SPBU. Selain melakukan pengamanan antrian, petugas juga akan memantau aktifitas penjualan BBM," kata Yusef. Namun Yusef membantah kalau kelangkaan BBM disebabkan ada spekulan yang sengaja menimbun BBM, untuk kepentingan tertentu. "Tidak ada penimbunan seperti yang dikatakan beberapa pihak, termasuk kekhawatiran anggota DPRD Kaltim melalui media. Maraknya antrean disejumlah SPBU di Samarinda, lebih disebabkan karena adanya pengurangan kouata pertamina ke sejumlah SPBU," tandasnya. Selain itu, kata dia, antrean juga disebabkan karena rusaknya 2 SPBU di Samarinda. Yaitu, SPBU di Jl Slamet Riyadi dan SPBU Jl Suryanata. Yusef mengingatkan, agar masyarakat tak panik, dan melakukan penimbunan BBM. Sebab, penimbunan BBM bisa melanggar hukum dan berbahaya menimbulkan kebakaran. Yusep juga mengingatkan pihak SPBU, supaya tidak melayani penjualan BBM melalui jerigen. "Kami telah memberikan himbauan, jika masih ditemukan ada penjualan bensin eceran, kami akan langsung tindak," cetus Yusef. Sebagai upaya mengatasi antrean, Poltabes Samarinda, menurut dia, akan segera berkoordinasi dengan Pemkot Samarinda dan Pertamina. M4n
|