5 Ribu Pelanggan PDAM Samarinda Belum Terlayani2010-08-13 13:56:12
SAMARINDA-Sedikitnya 5 ribu dari 99.700 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Samarinda belum terlayani dengan baik. Kendalanya adalah faktor kontinyuitas produksi air yang hingga kini masih belum lancar. Kepala Seksi (Kasi) Humas PDAM Kota Samarinda Syarif Rahman Hakim ketika dikonformasi Poskota Kaltim, Kamis (12/8) membenarkan hal itu. Menurutnya, beberapa Instalasi Pengolah Air (IPA) yang kini tengah digarap PDAM masih dalam proses penyesuaian produksi air. "PDAM Masih terus melakukan berbagai upaya meningkatkan kapasitas air, agar mampu menjangkau semua pelanggan. Kita harapkan beberapa IPA yang tengah digarap akan segera menuai hasil yang maksimal," kata Syarif Rahman Hakim. Menurut Syarif, PDAM sedang berkonsentrasi memaksimalkan kapasitas air di IPA Loa Bakung, yang mampu menghasilkan air sebanyak 250 liter/detik. Sedangkan IPA Bengkuring saat ini mampu menghasilkan produksi air sebanyak 17 liter/detik. Syarif merincikan, pada Oktober 2010 ini telah selesai pembangunan IPA Loa Bakung dan IPA Bengkuring. Kemudian Nopember, Desember dan Januari akan dilakukan uji coba kedua IPA tersebut. "Jika hasilnya sesuai dengan target, maka pada Februari 2011 akan mampu beroperasi dengan baik. Khusus untuk IPA Bengkuring kami menargetkan akan mampu memproduksi air sebanyak 70 liter/detik. Dan kalau dua IPA tersebut mampu beroperasi secara maksimal, maka beberapa kendala termasuk 5 ribu pelanggan yang saat ini belum ter-air-i akan dapat 'basah'," kata Syarif. Selanjutnya, kata dia, tahun 2011, PDAM menargetkan akan memiliki pelanggan sebanyak 100 ribu. Kalau hal itu bisa tercapai, maka PDAM Samarinda akan masuk katagori sebagai 'PDAM Metro'. Artinya, jumlah pelanggan yang besar dan konsekuensinya harus ada peningkatan layanan yang maksimal. Tidak ada lagi aliran yang 'ngadat' lagi. "Sekarang PDAM Samarinda kan baru masuk katagori 'PDAM Besar' saja. Dengan target tersebut beberapa kendala seperti kontinyuitas aliran air dan jaringan pipa harus teratasi. Ini juga memerlukan investasi yang cukup besar," ungkapnya.aon
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...