Sampah Meningkat 20 Persen2010-08-16 08:56:59
SAMARINDA-Pada Bulan Ramadhan, pekerjaan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Samarinda mesti bekerja ekstra keras. Karena, volume sampah rumah tangga mengalami peningkatan hampir mencapai 20 persen. Sebelum ramadhan, volume sampah rumah tangga berkisaran 400 ton per hari, namun kini menjadi sekitar 480 ton per hari. "Kenaikan produksi sampah ini disebabkan aktivitas memasak warga di Samarinda, yang mayoritas muslim meningkat. Belum lagi jumlah penduduk yang selama setahun terakhir meningkat drastis," kata Kepala Bidang Kebersihan DKP Samarinda, Saleh. Kini, kata dia, jumlah warga Samarinda mencapai lebih 770 ribu jiwa. Jumlah ini terus meningkat. Imbasnya, volume sampah pun kian meningkat. "Aktivitas masyarakat masak menjadi 2 kali lipat selama Ramadan. Selain juga untuk santapan sahur dan berbuka juga banyak masyarakat yang memasak lebih untuk berjualan. Itu dapat dilihat dari aktivitas yang mudah ditemui setiap sorenya di pasar Ramadan dan pedagang dadakan," ungkapnya. Peningkatan sampah dipastikan akan kembali terjadi mendekati lebaran nanti, mencapai 50 persen. Kemudian 3 hari sebelum (H-3) lebaran, akan terjadi peningkatan hingga 70 persen. Hal ini sudah diantisipasi pihaknya, dengan mengerahkan dan memaksimalkan semua petugas kebersihan. "Kami sudah mensterilkan ruas jalan protokol dan drainase dari sampah yang dibuang sembarangan. Yang diutamakan di kawasan pemasangan bendera nantinya yakni di Jl Kesuma Bangsa," Katanya. Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengupakan agar kesadaran warga meningkat untuk dalam membuang sampah pada tempatnya. Sebab, dengan membuang sampah sembarangan, maka pihaknya yang justru akan kesulitan menangani sampah dari ratusan ton yang dibuang warga Samarinda. Lantaran dengan keterbatasan personel serta armada yang ada. aon
|