Sarana Pendukung Pos AL Maratua Kurang Memadai

2010-08-16  09:37:27

TANJUNG REDEB- Kehadiran pos AL di Pulau Maratua menjadi penunjang rasa aman bagi warga Pulau Maratua yang sebelumnya selalu dicekam rasa ketakutan, terutama dimalam hari. Kini selain Pos AL, juga sudah berdiri Polsek Maratua dan Koramil.  Mendengar suara speed boat melintas ketika malam hari sekarang sudah hal biasa dan tidak menakutkan lagi.
Sebelum ada aparat keamanan di pulau ini, setiap malam warga dicekam rasa ketakutan, terlebih ketika mendengar suara speed boat, warga banyak yang langsung melarikan diri ke bukit-bukit batu di hutan sekitar untuk mengamankan diri dari penumpang speed yang tak lain adalah perampok dari negara tetangga.
Danlanal Tarakan Kolonel Laut (P) Bambang Irianto menyebutkan, keberadaan Lanal di Maratua sebagai salah satu pengawal guna menjaga keamanan pulau dan isinya dari gangguan pihak asing maupun local. "Pulau Maratua menjadi perhatian khusus kami melihat geografis pulau ini merupakan kawasan terluar dan berbatasan langsung dengan negara tetangga. Dengan demikian warga juga merasa diperhatikan dan kami berupaya memberikan rasa aman," ujarnya.
Meskipun dengan personil terbatas namun dikatakan Danlanal, bahwa hal itu tidak menyurutkan semangat menjaga keamanan negeri dari gangguan pihak asing. Selain personil yang terbatas, sarana yang digunakan untuk personil juga sangat terbatas. Untuk patrol wilayah perairan sekitar saja, hanya menggunakan kapal dengan mesin berkapasitas 1 pk.
Bahkan ketika media ini berkunjung ke Pos AL Maratua, kapal dimaksud dalam keadaan rusak. “Sarana pendukung operasional kami ya seperti ini saja, kalau mau dibilang, ya kurang memadai tapi inilah yang kami miliki. Luas wilayah dan medan patrol kami kalau mau diukur dengan kapal ini ya sangat tidak sesuai tapi anggota tetap semangat,” ungkap Bambang lagi, kemudian mengharapkan dalam hal ini ada dukungan dari pemerintah daerah.
Meskipun masih kekurangan, Lanal Tarakan masih sempat memberikan sumbangsih kepada warga setempat. Seperti pengobatan gratis, khitanan massal, pemberian bantuan kepada taman kanak-kanak (TK) satu-satunya di Maratua. Memberikan sumbangsih seperti itu dijelaskan bambang selain diselingi penanaman moral terhadap mental patriotisme, sekaligus memberikan rasa empati masyarakat bahwa meskipun jauh mereka akan tetap merasa diperhatikan.
Sejauh ini, dalam melaksanakan kegiatan rutin patroli, kerap dirasakan bahwa asarana yang dimiliki itu sangat terbatas. “Kecepatannya tentu masih kalah dengan speed boat, karena mesin cuma satu pk sementara bodynya sebesar ini, tapi intinya tetap semangat,” ungkap Bambang sambil menunjuk kapal dimaksud. (as/*)

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...