Keamanan Jadi Kunci Utama Pelaksanaan Pembangunan2010-08-16 10:41:29
SAMARINDA-Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak menyampaikan bahwa pembangunan akan dapat dilaksanakan secara maksimal, apabila daerah dalam keadaan aman dan damai. Ini merupakan kunci utama pelaksanaan pembangunan, khususnya di Kaltim. Dan, untuk mempertahan situasi agar tetap kondusif, tentu menjadi tanggungjawab semua komponen, baik pemerintah dan elemen masyarakat, agar selalu meningkatkan keamanan dan kedamaian di Kaltim. "Karena itu, pembangunan akan berjalan sukses jika mendapat partisipasi atau dukungan masyarakat luas. Sbaliknya, dengan terganggunya keamanan dan ketertiban, maka akan sulit pemerintah melaksanakan program-program daerah, yang pada gilirannya akan merugikan bagi kelangsungan pemerintahan dan jalannya pembangunan di Kaltim, " kata Awang Faroek Ishak, di Lamin Etam beberapa waktu lalu. Menurut Awang, keamanan dan kedamaian akan mahal harganya, apabila tidak terjaga dengan baik. Inimenjadi tanggungjawab setiap elemen masyarakat. Dapat dilihat dari kejadian di beberapa daerah di Indonesia. Dimana, akibat anarkisme, kerusakan dan kehancuran dimana-mana. Dan, untuk mengatasi hal seperti itu, tentu memerlukan waktu dan pembiayaan besar, agar dapat mengembalikan kondisi daerah dan pemulihan mental masyarakat yang trauma akibat anarkisme tersebut. “Oleh karena itu, kepala daerah kiranya bisa berperan aktif agar menjaga Kaltim tetap kondusif. Walau ada riak-riak kecil di masyarakat, namun tak sampai terjadi konflik yang semakin besar. Inilah pentingnya menjaga keamanan dan kedamaian. Organisasi kemasyarakatan, maupun dari masyarakat sendiri untuk tetap menjaga lingkungannya,” ujarnya. Awang menambahkan, pemerintah tak pernah membatasi masyarakat menyampaikan aspirasinya. Baik kritik maupun saran terhadap suatu kebijakan atau pelaksanaan pemerintahan. Namun, hendaknya dapat dilakukan secara arif dan bijaksana, dengan menghindari prilaku yang mengarah pada kekerasan dan anarkisme. "Pemerintah dan aparatnya, jangan takut dikritik. Karena kritik dan saran yang disampaikan elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan di Kaltim merupakan masukan yang dapat dijadikan acuan dalam perencanaan dan pelaksanaan program pemerintahan, agar dapat dilaksanakan lebih baik dalam mencapai kesejahteraan masyarakat," paparnya. mar/adv
|