Dua Bendera Merah Putih Sempat TerbawaGubernur Kaltim Pimpin Upacara 17 Agustus 2010-08-18 07:09:52
SAMARINDA-Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak memimpin upacara pengibaran bendera di halaman parkir GOR Madya Sempaja, Selasa pagi (17/8). Upacara bendera ini dalam rangka Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-65. Upacara tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WITA. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak didampingi Wakil Gubernur Kaltim H Farid Wajdy duduk dipanggung kehormatan, bersama dengan sejumlah tamu yang hadir dalam acara tersebut. Paskibraka Lettu Infantri Bayu Sigit Dwi Untoro, dengan pengibar bendera dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) adalah Abdi Winata, Dadang Tarmana dan Khairullah. Sedangkan pembawa baki adalah Riska Andriliani dari SMK 17 Farmasi Samarinda dan pendamping baki Eka Rahayu Tidarwati. Peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Republik Indonesia diawali dengan peringatan detik-detik proklamasi tepat pukul 10.00 WIB ditandai dengan sirene selama satu menit. Dilanjutkan dengan pembacaan naskah proklamasi oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mukmin Faisal dan upacara penaikan bendera merah putih. Para menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II juga tampak telah hadir dengan didampingi oleh pasangan masing-masing, termasuk Kapoltabes Samarinda Kombes Pol Arkan Hamzah dan sejumlah pejabat lainnya. Peringatan Hari Kemerdekaan ke-65 dimulai tepat pukul 10.00 wita, bertepatan dengan detik-detik pembacaan teks proklamasi oleh Gubernur Kaltim, Soekarno, pada 17 Agustus 1945. Gubernur Kaltim Awang Faoek Ishak mengatakan, secara garis besar Indonesia telah merdeka, tetapi dilihat dari sisi masyarakat, masih belum, karena masih banyaknya tingkat kemiskinan dan pengangguran. "Untuk para veteran kami melakukan silaturahmi dan untuk anak cucu mereka kami berikan beasiswa sampai mereka lulus sekolah," kata Awang. Dibalik kesuksesan pasukan pengibar duplikat bendera pusaka merah putih di halaman parkir Stadion Madya Sempaja ternyata sedikit "ternoda". Pasukan 17, yang bertugas membawa bendera pusaka yang dipimpin Akbar Prabawa, ternyata mendapatkan 2 bendera duplikat dari Gubernur Kaltim, dalam satu baki yang dibawa petugas. Akibatnya, 3 petugas pengibar bendera Abdi Winata, Dadang Tarmana, dan Khairullah sempat kewalahan ketika menerima 2 bendera duplikat di baki yang dibawa Eka Rahayu Tidarwati. Meski demikian, buah dari latihan yang teratur, akhirnya duplikat bendera pusaka bisa dikibarkan ditiang bendera ditengah lapangan Stadion Sempaja Samarinda. aon/M4n
|