Kualitas Pembangunan PDAM Dipertanyakan

2010-08-18  07:18:44


TANJUNG REDEB-  Hingga kini warga Kecamatan Tanjung Redeb terus mengeluh atas ngadatnya pelayanan air bersih  dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Segah. Akibat kejadian itu, sebagian warga mempertanyakan kualitas pembangunan PDAM tersebut,  mengapa PDAM Tirta Segah yang dibangun menelan biaya kurang lebih Rp125 miliar itu belum genap setahun usianya sudah mengalami kerusakan pada mesin pendorong (penyedot air, red).
“Kita tidak menuduh, tapi kita sebagai warga berhak mempertanyakan ada apa dengan mesin PDAM yang baru itu, sesuai atau tidak dengan rancangan anggaran belanja (RAB). Masak belum setahun kok sudah rusak ? ,” tanya  mantan anggota DPRD Berau, Imam Sururi.
Menurutnya, sejak suplay air bersih dari PDAM itu bermasalah, untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari dirinya bersama para tetangganya terpaksa membeli dari pedagang air keliling, yang harganya antara Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu  per 1100 liter.
“Ini benar – benar parah, beberapa hari ini kita kesulitan mendapatkan air dari PDAM. Jangan kan untuk mandi, untuk menyiram hajat saja susah. Makanya kami memutuskan membeli air. Kasian juga anak – anak kalau nggak mandi, khususnya mau pergi  sekolah,” ungkapnya.
Yang menjadi pertayaan dia, benarkah PDAM Tirta Segah itu kapasitasnya 200 liter perdetik? Jika benar adanya, mengapa masih ada konsumen yang masih kesulitan mendapatkan air ?.
Untuk itu mantan wakil rakyat yang dikenal kritis ini menyarankan kepada Dirut PDAM Tirta Segah nantinya tidak gegabah menerima proyek PDAM yang kini masih dalam proses pengerjaan.
Pasalnya menurut Imam Sururi, semua perlu dikaji ulang, baik soal kualitas mesinnyamaupun pembangunannya. Mengingat penanaman pipa di beberapa tempat, khususnya yang menyeberang jalan raya bekas galiannya tidak ditimbun sebagaimana mestinya.
“Yang jelas Dirut PDAM Tirta Segah harus hati – hati dan harus lebih teliti, sebelum proyek ini nanti diterima.  Itu saja pesan saya kepada Dirut PDAM,“ tegasnya. 
Menurut informasi yang diperoleh koran ini dari  Dirut PDAM Tirta Segah, Bahriansyah, kini  PDAM mengalami kerusakan pada mesin intake (penyedot air) dari Sungai Segah sebagai sumber air PDAM.
Hal itu disebabkan suplay air dari intake ke reservoir (tempat pengolahan air, red) sangat minim, mengurangi sekitar 50 persen kemampuan instalasi pengolahan air (IPA), yang berkapasitas 200 liter per detik milik PDAM yang baru.
“Apalagi di intake hanya ada satu pompa, sehingga antara suplai ke reservoir dengan distribusi air ke masyarakat menjadi tidak seimbang,” ujarnya. roz

Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
KAMIS
New User Login




Video News
To watch this video, you need the latest Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...

 
 
 
 
 
 
 
 
Iklan...
Raih sukses didepan mata
Media promosi online poskota kaltim.com sarana terpercaya untuk mempromosikan usaha anda dalam sekejap akan dilihat oleh dunia

Ucapan Terima Kasih
Segenap Pimpinan dan Seluruh Staff Atas kepercayaan Anda Membuka WebSite Kami

Hotline
Editorial
Solusi
Surat Pembaca
Polling
Berita apa saja yang menurut anda sangat diminati pembaca poskotakaltim
Daerah
pariwisata
hukum
Pendidikan
perekonomian
semua berita
 
total pemilih : 1235 | Lihat Hasil
Pasang iklan anda disini...