Ruber Seal Tabung LPG Rusak Harus DigantiTiap Hari 30 Ton Gas LPG untuk Kaltim
2010-08-18 07:22:44
BALIKPAPAN- Setelah beberapa kasus tabung LPG baik ukuran 3 Kg maupun 12 Kg meledak dan mengakiabtkan korban jiwa, kini Pertamina mulai melakukan sosialisasi penggunaan tabung dan perangkat lainnya yang masih ada hubungan dengan penggunaan tabung gas dimaksud. Mencegah terjadinya ledakan elpiji, Pertamina mengimbau agar masyarakat tidak menggunakan tabung elpiji baik 12 Kg maupun 3 Kg yang rubber seal (karet pengaman di kepala tabung) telah rusak atau ada kebocoran, jika ditemukan kepala tabung atau karetnya rusak agar dikembalikan kepada agen atau pangkalan elpiji terdekat. Masalah rubber seal ini tanggung jawab Pertamina tapi sebaiknya masyarakat juga kami ingatkan, agar tabung sebelum dikembalikan karet seal tersebut tidak dicungkil biarkan apa adanya karena kalau sudah dibuka sendiri maka Pertamina sulit melakukan penggantian, kata Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Jaelani Sutomo usai berkunjung ke Depot Elpiji Pertamina Pemasaran VI Balikpapan, Minggu (15/8) lalu. Menurut Jaelani Sutopo, masalah rubber seal ini, sering dikeluhkan masyarakat karena sering mengakibatkan dalam penggunaan elpiji, kalau ini terjadi maka kemungkinan terjadi ledakan, olehnya Pertamina terus menbgingatkan agar rubber seal tidak dirusak atau dicopot jika akan digunakan untuk kepentingan rumah tangga atau dapur, jelasnya menambahkan. Dia juga mengatakan, masalah tabung elpiji jika ada yang rusak akan segera diperbaiki, artinya tidak dibuang menjadi besi tua tapi masih bisa diperbaiki namun yang memperbaiki jelas adalah orang yang professional dipekerjaan itu, setiap tabung yang habis masa berlakukanya ataupun rusak dilakukan perawatan kembali, ini pasti. Ditanya penyebab rusaknya tabung gas LPG, Jaelani Sutopo mengatakan, salah satu penyebab yang mempengaruhi kondisi tabung di Kalimantan ini karena jarak antara rumah pelanggan dengan agen banyak yang jauh-jauh, sehingga dalam pendistribusian terjadi beberapa kali bongkar muat dan ini membuat tabung cepat rusak. Untuk memperbaiki tabung yang rusak dilakukan pemeriksaan dulu, jika ditemui ada valve yang rusak langsung diganti, sedangkan bagian yang berkarat dilakukan proses sandblasting. Namun sebelum dilakukan perbaikan maka tabung yang rusak terlebih dulu disedot isi tabung atau dibersihkan. Diakuinya, kalau di Balikpapan ini baru ada dua kali kecelakaan karena kebocoran gas itu dan terjadi pada tabung berukuran 12 Kg. mudah-mudahan tidakada lagi kasus seperti yang terjadi beberapa waktu lalu dimana tabung 12 kg pecah yang kemudian mengakibatkan penghuni rumah seluruhnya terkan dampak yang serius. Sebelum ke Depot Elpiji, Jaelani bersama Dewan Komisaris Pertamina Triharyo Susilo, General Manager Pertamina Pemasaran VI Alfian Nasution melakukan sosialisasi elpiji di Pemukiman Atas Air Margasari Balikpapan Barat mereka juga mengunjungi rumah warga yang menggunakan elpiji. “Dari hasil sosialisasi itu, cukup bagus karena mendapat perhatian dan dukungan warga dan kini mereka sudah mengerti bagaimana cara menggunakan tabung gas yang aman dan tidak berdampak pada kecelakaan khususnya dalam rumah tangga, apalagi sebagian besar dapur warga terbuka, dan terhubung dengan udara luar. Sementara, GM Pertamina Pemasaran VI Kalimantan Alfian Nasution menjamin ketersediaan kebutuhan elpiji baik ukuran 12 Kg maupun 3 Kg. dalam jumlah cukup, kami jamin karena kita kan dekat dengan kilang, jadi tidak ada masalah, terangnya, dia menjelaskan kalau setiap harinya Pertamina Pemasaran VI setiap harinya menyalurkan 90 ton elpiji untuk Kaltim, dan sekitar 30 ton di antaranya untuk memenuhi kebutuhan di Balikpapan. max
|