Tikam Mantan Pacar Larikan Motor dan HP2010-08-18 15:36:02
BALIKPAPAN, Indah Ratri (15) siswi kelas 2 SMAN 3 Balikpapan, Senin (17/8) pagi kemarin berdandan rapi mengenakan seragam abu-abu putih, gadis cantik ini bersiap-siap untuk mengikuti upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di lapangan Merdeka Balikpapan bersama rekan-rekannya yang lain dan semua berjalan dengan baik sampai upacara bendera memperingati HUT RI ke- 65 tuntas. Yang mengejutkan, sekitar pukul 14.30 Wita, Indah Ratri digotong ke RSU Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan, dia terkena tikaman hingga berlumuran darah dan baju putihnya berubah warna menjadi merah darah dan yang lebih mengejutkan, Indah ditikam oleh mantan pacarnya semasa SMP bernama Hari Syahputra (21) yang kini sudah menikah. Rupanya meski Hari, sudah menikah dan telah punya istri namun secara diam-diam masih sering berkomunikasi dengan Indah Ratri, dan cewek ABG ini ditikam Harry, karena dia minta ganti HP miliknya yang rusak setelah dipinjam Hari beberapa waktu lalu. Peristiwa penikaman di bulan Ramadan itu terjadi di kawasan Taman Wanawisata Inhutani KM 11, Balikpapan Utara sekira pukul 14.30 Wita, tak tanggung-tanggung, korban mengalami luka tikaman sebanyak lima kali di bagian perut untung nyawa korban selamat dan saat ini menjalani perawatan intensif di UGD RSKD Balikpapan, sedangkan tersangka Heri, langsung menyerahkan diri dan kini meringkuk di tahanan Mapolsek Balikpapan Utara. Kapolres Balikpapan AKBP A Rafik didampingi Kapolsek Balikpapan Utara AKP Sukarman membenarkan kejadian tersebut dan saat ini masih mendalami kasus penikaman itu, apalagi motif penikaman masih belum sinkron antara keterangan pelaku dan korban "Yang jelas kami masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan memintai keterangan korban," terang Sukarman. Dari data yang dihimpun harian ini, ikhwal kejadian itu berawal ketika pelaku dan korban melakukan pertemuan di TKP, Wanawisata Inhutani Km 11 Balikpapan Utara, siang itu Heri, sapaan pelaku memilih bertemu dengan Indah di Taman Wanawisata Inhutani. Menurut pengakuan Heri yang beralamat di Jl Soekarno Hatta, Batu Ratna, KM 11 RT 15, Balikpapan Utara, sebelumnya Indah, menelepon dirinya meminta untuk bertemu dia (Indah, red) yang masih memakai seragam sekolah siang itu memaksa bertemu dengan alasan dirinya telah berbadan dua (hamil) akibat perbuatan Heri. Karuan saja, mendengar pengakuan Indah, Heri tak percaya alasan Heri, hubungan asmara mereka telah berakhir setahun lalu. "Katanya dia hamil karena saya perbuatan saya," katanya. Saat bertemu di Wanawisata Inhutani, Heri secara membabi buta menghujamkan pisau ke tubuh Indah Ratri, dari penjelasan Heri, pisau ia bawa dari rumah lebih dulu direbut Indah Ratri sehingga melukai pipi Heri, mendapat perlakuan seperti itu Heri, naik pitam lalu membalas dengan menusukan berkali-kali ke arah perut Indah Ratri. Mendapat luka tikaman sebanyak lima kali di perutnya korban ketika itu juga langsung jatuh tersungkur, melihat korbannya terkapar, Heri tak begitu saja pergi, sebelum meninggalkan korban ponsel serta motor korban lebih dulu dirampas dan langsung kabur kea rah Km. 20 menemui orang tuanya. ‘’Saya ambil HP dan motor aja Pak, sedangkan korban saya tinggal begitu saja sedangkan dompet milik indah saya ngak ambil,’’ jelas Herry. Heri mengaku kebingungan untuk menghilangkan barang bukti perbuatannya seperti pisau yang digunakan menikam namun kemudian pisau itu dibuang ke sungai di sekitar lokasi kejadian, setelah bingung cukup lama akhirnya Herry menyerahkan diri ke Mapolsekta Utara atas nasihat kerabatnya dan dia mengaku kalau tindakannya itu dikarenakan khilaf.max
|