Mabuk Tikam Anggota Brimob Polda Kaltim2010-08-18 15:36:35
BALIKPAPAN, Insiden berdarah terjadi di bulan suci Ramadan yang menimpa seorang anggota polisi dari Satuan Brimob Polda Kaltim berpangkat Brigadir Kepala (Bripka) Joko, korban ditikam oleh pemuda mabuk di kawasan Jalan Jendral Sudirman kawaswan Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan, tak jauh dari kantor Jasa Raharja, Selasa (16/8) dini hari kemarin sekira pukul 01.30 Wita. Korban yang keseharianya dinas di Brimob Polda Kaltim Jalan Stal Kuda Balikpapan, terkena tikaman tepat pada bagian atas perutnya. Beruntung, luka tikaman pisau badik milik pelaku tidak mengenai organ vital seperti jantung Joko, malam itu juga korban langsung dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Polda Kaltim untuk mendapatkan pertolongan medis. Pelaku diketahui Rahman (23) remaja berambut gondrong keseharinya bekerja sebagai buruh lepas tinggal di kawasan perumaha Griya Permata Asri, Gn. Bahagia, Balikpapan Selatan, malam itu kondisi Rahman sedang mabuk usai pesta minuman keras (miras) bersama 12 orang temannya di depan kantor gudang United Traktor yang jaraknya sekira 100 meter dari tempat kejadian perkara (TKP). Sebelum kejadian penikaman, Rahman dan 12 pemuda pesta miras sejak pukul 21.00 Wita, tujuh orang yang bertahan, sisanya meninggalkan lokasi rumah kosong tempat dijadikan pesta miras, selain pelaku penikaman, petugas dari Satresmob Polda Kaltim membekuk enam orang rekannya saat bersama-sama pesta miras. Menurut sumber dari Mapolsekta Balikpapan Selatan, kemarin mengatakan pelaku penikaman sempat kabur namun sekira pukul 07.00 Wita kemarin menyerahkan diri di Polsekta Balikpapan Selatan selanjutnya digiring ke markas Polres Balikpapan, dia kabur bersembunyi setelah menikam korban Joko, sedangkan enam orang rekannya diamankan di rumahnya masing-masing. Keenam rekan-rekan pelaku penikaman terdiri dari Heri Siswanto (19) warga Jalan Jendral Sudirman RT 41, Lukman Syarif (19) warga Gunung Bakaran RT 102, Nading (20) warga Gunung Bakaran, Andi (25) dan Charlie (20) keduanya warga perumahan Griya Permata Asri. Awal kejadian tersebut, Heri ribut dengan dua orang pemuda temannya mabuk. Ketika terjadi rebut-ribut korban Bripka Joko yang kebetulan sedang melintas berpakaian sipil di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) mencoba melerai namun Rahman yang sok bersikap jago mengira Heri sedang dikeroyok akhirnya pemuda kuli bangunan itu datang langsung mencabut badik yang diselipkan dipinggang kirinya. Mengetahui pelaku membawa badik dan akan menyerang korban mundur dan terjatuh, saat terjatuh itulah, Rahman menyerang dan menusuk korban. "Saya menusuk sekali saja kemudian saya kabur, saya tidak tahu kalau korban seorang petugas polisi," terang Rahman saat diintrogasi penyidik Satreskrim, siang kemarin. Kasat Brimob Polda Kaltim AKBP Leo Bona Lubis, membenarkan insiden tersebut menimpa anggotanya dan terkena tikaman karena mencoba melerai keributan di jalanan namun tersangkanya sudah diamankan dan kini ada di Polres, sedangkan anggota sedang jalani perawatan di RS Bhayangkara, terang Leo Bona, kepada media ini. Dihubungi terpisah, Kapolres Balikpapan AKBP A Rafiq, SH, didampingi Kasatrekrim AKP Andrias Susanto menerangkan, sampai kini sudah tujuh orang diamankan, satu dintaranya merupakan pelaku penikam korban Bripka Joko, para tersangka sedang dalam pemeriksaan intensif, namun sementara ini hanya satu orang yang terlibat langsung penikaman anggotawq Brimod Polda kaltim itu. ‘’Satu pelaku merupakan penikam Rahman, sedangkan enam lainnya masih diperiksa, statusnya sebagai saksi, barang bukti badik yang sempat dibuang di semak-semak tak jauh dari TKP, sudah kami amankan,” ungkap Andrias.max
|