Komisi IV Dorong MoU Beasiswa Australia2010-08-20 15:16:57
SAMARINDA-Komisi IV DPRD Kaltim mendorong dan meminta pimpinan dewan dapat menerbitkan surat rekomendasi, agar`Pemerintah Provinsi Kaltim bisa menjalin kerjasama beasiswa dengan Adealaide University, Australia. “Ketua komisi segera membicarakan ke ketua dewan, agar dapat mengeluarkan surat rekomendasi soal beasiswa berbentuk MOU tersebut. Kami harap doanya saja dari semua masyarakat Kaltim,“ papar Encik disela-sela rapat komisi IV DPRD Kaltim dengan Biro Perbatasan, Penataan Wilayah dan Kerjasama Kaltim (Tastawima), Biro Binsos, dan Dinas Kesehatan Kaltim, Kamis (19/8) lalu. Menurut Politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Alumnus Mahasiswa Australia itu banyak hal yang menguntungkan, apabila Kaltim mencapai Memorandum of Understanding (MOU) dibidang pendidikan tersebut. Diantaranya Kaltim semakin kaya akan sumber daya manusia yang berkompeten dan sesuai dengan kebutuhan lokal daerah mulai dari bidang pendidikan kesehatan, ekonomi dan lain sebagaianya. Para lulusan itu nantinya sebut Encik, tidak dibenarkan mengabdikan diri diluar daerah Kaltim sebab salah satu isi dari draf MOU itu nantinya akan membuat ikatan kontrak kepada para mahasiswa yang memenuhi syarat untuk hanya mengapdikan diri bagi daerah ketika mereka lulus. ”Diharapkan dengan adanya program ini nantinya akan menjadi salah satu jawaban terhadap kebutuhan sumber daya manusia di kaltim yang mampu mengatasi berbagai persoalan di daerah,”tegas Encik. Sementara Karo Tastawima Fuad Asaddin menjelaskan kronologis, rencana program awalnya telah berjalan mulai dari tahun 2008 namun masih dengan program bantuan beasiswa internasional HWS yang mana di tahun pertama telah berhasil memberangkatkan sedikitnya18 orang mahasiswa dan di tahun berikutnya sebanyak 13 orang mahasiswa. Fuad mengatakan rekomendasi dari dewan sangat dibutuhkan sebagai salah satu persyaratan dan menjadi bahan pertimbangan Kementerian Sekretaris Negara menerbitkan MoU antar negara,“ pihak luar negeri tidak lagi memberikan beasiswa penuh sehingga dibutuhkan pola MoU dengan sharing dana baik dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota daj sisanya pihak luar atau universitas namun tidak menutup kemungkinan bantuan dari pihak ketiga yang adalam hal ini swasta,” ujar Fuad yang didampingi oleh Karo Binsos Kaltim Sigit, Kasub Kesehatan Dinkes Kaltim Masitah, dan staf Tastawima Kaltim M Sudji.
|
Baca Edisi Cetak Harian Umum Poskota Kaltim

KAMIS
New User Login
Video News
To watch this video, you need the latest
Flash-Player and active javascript in your browser.
Pasang iklan anda disini...
Iklan...
Baca Edisi Sebelumnya
Pasang iklan anda disini...