Kendaraan Berat Diduga Rusak Jalan Poros Palaran2010-08-20 15:20:17
SAMARINDA-Kerusakan akses jalan poros Palaran tampak semakin parah saja. Dari pantauan media ini, kerusakan jalan itu hampir disepanjang jalan Palaran yang merupakan milik provinsi. Ini disebabkan akses menuju Palaran digunakan sebagai lintasan utama menuju Terminal Peti Kemas (TPK) di Bukuan. Selain itu, ternyata disebabkan juga karena banyaknya kendaraan berat pengangkut batu bara. Sejauh ini, perbaikan akses jalan menuju Palaran sedang dilaksanakan, tapi hanya tambal sulam. Kini, nampak terlihat, justru meninggalkan lubang menganga berbentuk kotak setelah lubang dikupas untuk tujuan penambalan dengan aspal. Kekecewaan ini terus diutarakan banyak pengendara yang memanfaatkan jalan ini. "Kalau memperbaiki jangan nanggung begini, malah membuat kondisi jadi lebih parah saja. Sebab banyak yang terjebak akibat pengerjaan yang ditinggal kontraktornya," kata Saipul, warga Rawa Makmur kepada media ini. Dia menegaskan, jika trailer atau kendaraan berat lewat, rumahnya mulai goyang-goyang. Akibatnya bangunan menjadi retak-retak. Hal senada juga diakui Eko, warga Bukuan. Dia menilai, kalau hanya ditambal, maka hasilnya akan masih sama dengan proyek sebelumnya. "Untuk memperbaiki jalan Palaran perlu keseriusan dengan mengutamakan kualitas. Bukan sekadar proyek-proyek saja. Apalagi lintasan ini digunakan kendaraan pengangkut kontainer, maka sebaiknya segera mungkin diperbaiki namun mengutamakan kekuatan berat," ungkapnya. Sementara Camat Palaran Julian Noor SIP berharap agar perbaikan jalan kali ini dilakukan dari Samarinda Seberang hingga Sangasanga, dengan memperhatikan kualitas kontruksinya. Sebab, akses jalan poros menuju Palaran dibenarkannya menjadi lintasan kendaraan berat. "Usia jalan menjadi tak akan lama kalau diperbaiki sekedar tambal sulam saja,” tegasnya.john
|