China Turunkan tim Thomas dan Uber2010-08-23 15:21:39
SAMARINDA-Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengungkapkan, bahwa menghadapi turnamen Bankaltim Indonesia Open Grandprix (BIOG) Gold Badminton Championship 2010, di Stadion Utama Pelaran Samarinda, 12-17 Oktober mendatang, negara China akan menurunkan tim juara Thomas dan Uber Cup tahun 2010. " Dipastikan dari 33 negera yang sudah memastikan keikutsertaannya, salah satunya adalah negara China, yang mana dalan even Internasional bulutangkis yang untuk pertama kalinya digelar di luar kota Jakarta, nantinya akan menurunkan timnya secara penuh, seperti akan menurunkan tim Thomas dan runner up Uber Cup tahun 2010 lalu,"jelas Awang Faroek Ishak kepada media, setelah menggelar rapat bersama Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Djoko Santoso beberapa hari lalu. Awang menambahkan, kedatangan negara China dengan kekuatan penuh ini adalah tantangan yang luar biasa bagi Indonesia terutama bagi atlet lokal Kaltim yang berkesempatan belajar dalam event ini nantinya, kalah ataupun menang dalam pertandingan tidak jadi soal, yang penting adalah kesempatan menimba ilmu dari para pemain kelas dunia. "Oleh karena itu, selaian menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh masyarakat Kaltim, karena even bulutangkis Internasional yang diselenggarakan di luar Jakarta, tentunya juga menjadi promosi bagi Kaltim, bahwa Kaltim juga telah memiliki sarana olahraga bukan saja secara nasional tetapi juga bertaraf internasioanl, yang tersebar di beberapa kabupanten dan kota, bukan hanya itu, yang terpenting adalah kita harapkan penyelenggaraan even nanti para atlet lokal kita bisa belajar dari para atlet dari negara luar negeri," papar Awang. Diterangkan, venue pertandingan yang akan digunakan dalam menggelar event Indonesia Open Grandprix Gold Badminton Championship 2010, yang akan dilaksanakan di Arena Bulutangkis Stadion Utama Palaran Samarinda yang berkapasitas 5000 penonton. Sebagai tuan rumah penyelenggara, Pemprov Kaltim dan Pemkot Samarinda sudah melakukan beberapa persiapan sejak saat ini, Semeantara itu, Panglima TNI yang juga Ketua Umum PBSI Djoko Santoso mengatakan, pelaksanaan Indonesia Open Grandprix Gold Badminton Championship 2010, yang akan dilaksanakan di Kaltim tentunya sangat menggembirakan bagi perkembangan dunia olahraga, bukan saja di pusat tetapi pada provinsi ini, ini menandakan bahwa daerah sudah mulai memikirkan masa depan olahraga di Indonesia. "Oleh karena itu, pelaksanaan Indonesia Open Grandprix Gold Badminton Championship 2010, yang akan diikuti puluhan negara, merupakan batu loncatan bagi Kaltim untuk menggelar even cabang olahraga lainnya, karena di Kaltim sudah tersedia sarana dan prasara olahraga bukan saja bertaraf nasional, tetapi juga internasional, maka dari itu kita harapkan pelaksanaannya nanti bisa berjalan sukses," papar Djoko Santoso.mar/adv
|