Warga Jl Padat Karya Bengkuring Sesalkan Aktivitas Tambang2010-08-25 02:50:39
SAMARINDA-Warga Jl Padat Karya Bengkuring menyesalkan aktivitas pertambangan didaerahnnya, yang membuat akses jalan yang baru diperbaiki menjadi rusak. Padahal jalan itu baru diperbaikin setahun lalu. Tapi, kini kondisinya rusak parah. "Sejak jalan itu bagus, jalur perekonomiaan dikawasan ini maju pesat. Apalagi ada beberapa kantor pemerintahan dan rumah tahanan, itu juga membuat kawasan ini tidak lagi sepi," kata Fajar, warga Jl Padat Karya kepada Poskota Kaltim, Selasa (24/8) kemarin. Fajar mengatakan rusaknya jalur transportasi di Jl Padat Karya disebabkan aktivitas pengangkutan batu bara. "Inikan sudah tidak benar. Harusnya perusahaan memiliki jalan sendiri, agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat umum yang menggunakan jalur ini," tandasnya, Kini, kata dia, karena jalan yang menjadi urat nadi warga Bayur itu rusak, warga harus menempuh waktu cukup lama menuju Kota Samarinda. "Biasannya, ketika jalan bagus, warga hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk sampai ke Pasar Segiri. Tapi, saat ini membutuhkan waktu 30 menit hingga 45 menit," katannya. Belum lagi, kata dia, kerugiaan akibat kendaraan warga yang kerap rusak, usai melintasi jalan yang rusak itu. "Terot mobil harus rajin diperbaiki, karena bisa-bisa terotnya patah, karena selalu melintasi jalan yang berlubang," kata Agung, pengemudi mobil Pick Up pembawa Sayuran. Dia berharap pemerintah segera mengambil tindakan, minimal memberlakukan larangan melintas bagi mobil pengangkut batu bara, yang memiliki kapasitas angkutan melebihi daya beban jalan pemerintah. "Jalan yang dibangun pemerintah ini bukan untuk kekuatan mobil pengangkut batu bara, sehingga ketika jalan ini digunakan pengangkut batu bara, jalan akan mudah kriting dan kemudiaan akan berlubang," tegas Agung. Selain itu, Agung meminta perusahaan-perusahaan yang menggunakan jalan itu harus segera bertanggung jawab. Artinya, tidak hanya menumpuk lubang dengan batu, tetapi jalan itu mesti dikembalikan seperti setahun lalu. "Artinnya kami minta agar jalan itu mulus kembali," tegas Agung. M4n
|